Menjadi Referensi Mendunia

Segera Tindaki Pelanggaran Trayek Angkot, Pihak Dishub Palembang Akan Koordinasikan Dengan Kepolisian

Indonesiaberita.com, PALEMBANG – Pelanggaran yang dilakukan oleh angkot Kilometer (KM) 5 – KM 12 yang mengambil alih yang bukan jurusan trayeknya serta pungutan liar (pungli) terhadap supir angkot menuai aksi unjuk rasa oleh supir angkot jurusan Way Hitam – Talang Betutu tepat didepan gedung Walikota Palembang pada Senin (14/1/2019).

Aksi unjuk rasa yang diikuti oleh puluhan supir angkot ini menuntut agar walikota sesegera mungkin atasi permasalahan tersebut karena dirasa sudah cukup lama dibiarkan sehingga berdampak merugikan supir angkot lainnya dan diharapkan Walikota Palembang dapat membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk penindak lanjutan banyaknya supir angkot yang nakal seperti menindak supir angkot yang melanggar jurusan trayek Way Hitam – KM 12.

“Jika terjadi pungli ataupun penyerobotan trayek harap difoto dan segera laporkan kepada kami agar segera ditindak lanjuti sesuai prosedur, walau itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang maupun preman akan ditindak secara adil,” ujar Sulaiman selaku Asisten I Pemkot Palembang.

Berharap pihak pemerintah serta Dishub Kota Palembang segera menindak lanjuti, Sulaiman pula mengatakan bila perlu supir angkot Kertapati yang sering menyerobot sampai KM 5 yang bukan trayeknya dicabut izinnya.

“Massa menuntut agar pihak Pemkot dan Dishub segera melakukan tindakan secara tertulis untuk membuat dalam aturan trayek agar jika terdapat pelanggaran dapat ditindak tegas dengan mencabut izinnya serta supir angkot berharap agar dari pihak kepolisianpun mengamankan ditempat- tempat yang biasa terjadi transaksi pungli,” ungkapnya.

Puluhan supir angkot jurusan Way Hitam – Talang Betutu saat melakukan unjuk rasa di Gedung Walikota Palembang, Senin (14/1/2019). Photo : Ridho /Indonesia Berita

Pihak Dishub tak tinggal diam, Kurniawan selaku Kepala Dishub Kota Palembang mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian sehingga yang melanggar aturan trayek maka akan ditindak tegas.

“Kita akan segera koordinasi dengan kepolisian untuk masalah ini, karena angkot KM 5 – KM 12 sudah mempunyai aturan trayeknya yakni dari pasar 16 kewilayah KM 5,” tandasnya tegas.

Guna menjaga ketertiban dan keadilan, pihak Dishub Kota Palembang dalam menanggapi permasalahan ini telah membuat berita acara dalam penerimaan aksi penyampaian aspirasi dari pengemudi angkot Way Hitam – Talang Betutu, seperti :

1. Dishub Kota Palembang akan segera menertibkan angkot jurusan KM 5 yang melakukan operasi pelanggaran trayek hingga keluar jalur jalan Kolonel H. burlian KM 12.

2. Dishub Kota Palembang akan segera melaksanakan pengawasan operasional trayek angkot KM 5 dan Way Hitam – Talang Betutu sesuai jalur trayek yang telah ditetapkan (sesuai Perwako Palembang).

3.Dishub Kota Palembang akan menindak tegas pelanggaran angkot KM 5 yang mengambil alih penumpang trayek lain, dengan tindakan penilangan atau dipoolkan ataupun dikandangkan dan apabila memungkinkan untuk dicabut izin trayeknya.

4. Pelaksanaan penindakan akan dilaksanakan mulai hari Senin tanggal 14 Januari 2018.

5. Pelaksanaan revisi izin trayek Way Hitam – Talang Betutu menuju KM 12 akan segera dibahas dengan perwako Palembang (yang saat ini rute Way Hitam bisa keep 12 sesuai surat edaran Kadishub terdahulu).

“Kita sudah buatkan secara tertulis untuk penindakan permasalahan ini, seperti yang tertulis dalam berita acara penerimaan aksi penyampaian aksi hari ini diharapkan agar persoalan ini dapat segera kita selesaikan,” tutup Kurniawan mengakhiri.

Penulis : Ridho

Editor : YES

Komentar
Loading...