Indonesiaberita.com, PADANG – Sumatera Barat merupakan daerah perolehan suara Jokowi yang kalah telak pada Pilpres 2014 menjadi salah satu titik fokus pemenangan Jokow-Maauf Amin oleh organ relawan Jokowi tergabung dalam Poros Benhil. Diawal tahun 2019, Poros Benhil wilayah Sumatera Barat mendirikan Rumah Juang Jokowi di daerah Sicincin yang merupakan jalan utama Padang – Bukittinggi.

Dari pantauan wartawan terlihat sebuah baleho dan spanduk berukuran besar dipasang di sebuah blok toko/perkantoran bertuliskan Rumah Juang Jokowi. Dibagian bawah foto Jokowi-Maaruf ditulis “Bekerja, Sederhana dan Taat Beragama”.Ikut terpampang gambar Jenderal (Purn) DR Moeldoko (mantan Panglima TNI) dan Prof. Rokhmin Dahuri (Mantan Menteri KKP) serta Tokoh Muda Aznil Tan putera asli Sumbar.

Afrianto Kepala Rumah Tangga Rumah Juang Jokowi Sumbar mengatakan pendirian posko tersebut sebagai rumah bersama para relawan berkumpul dan bergerak dalam memenangkan Jokowi-Maaruf pada Pemilu 2019.

“Kami para relawan Jokowi Sumbar yang tergabung dalam Poros Benhil langsung bertindak membentuk Rumah Juang Jokowi sebagai rumah bersama untuk berkumpul dan bergerak memenangkan Jokowi-Maaruf”, ujarnya ketika ditemuii di lokasi beralamat Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Sicincin Sumatera Barat 15/1/2019

Dia juga menjelaskan, Rumah Juang Jokowi Sumbar masih dalam proses penataan.

“Karena tempat ini bukan saja buat relawan tapi juga terbuka buat unum. Sementara tempat ruang rapat dan diskusi sudah selesai. Hanya tinggal merapikan eksterior agar indah dipandang dan membuat panggung kecil tempat mengadakan kegiatan acara agar suasana hidup” tambahnya.

Koordinator Wilayah Poros Benhil Sumatera Barat Suhanda Hakiki, SH ketika dihubungi wartawan melalui telepon membenarkan pendirian Rumah Juang Jokowi di Sumbar.

“Sumbar adalah titik fokus relawan all out memenangkan Jokowi-Maaruf maka kami bentuk Rumah Juang Jokowi dalam menghimpun relawan yang siap pasang badan. Alhamdulillah, kondisi sekarang masyarakat Sumbar sudah banyak tahu bahwa Jokowi itu sosok yang baik. Informasi selama ini didapat tentang Jokowi adalah fitnah yang menyesatkan alias hoaks” jelasnya.

Wartawan mencoba menanyakan tanggapan warga setempat kehadiran posko Jokowi-Maaruf tersebut. Seorang warga bernama Cil mengatakan tempat itu dulunya gudang rempah-rempah kayumanis.

“Tidak masalah. Tempat itu dulunya gudang kayumanis. Dulu kami bekerja disitu. Tapi sudah hampir satu tahun tutup. Kalo dijadikan tempat Jokowi, rancak lah,” jelasnya.

Kiki juga menegaskan, bahwa relawan harus terjun kemasyarakat (kanvasing), “gak usah ragu lagi untuk pasang badang, aman kok,” pungkas Kiki.

Editor : DR