Indonesiaberita.com, BANDUNG – Kabaranahan Kemhan RI Laksda TNI Agus Setiadji atas nama pemerintah khususnya Menhan RI menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya serah terima Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) dan Pesawat Udara CN 235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA), di PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Kamis (24/1).

Penyerahan 5 (lima) unit Heli AKS tahap kedua dan 1 (satu) unit Pesawat CN 235 MPA ini disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno, Kasum TNI yang mewakili Panglima TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A dan jajaran di lingkungan Kemhan/TNI.

Penyerahan dilakukan Dirut PT DI kepada Kemhan RI yang diwakili Kabaranahan sebagai pemesan untuk selanjutnya diserahkan kepada TNI AL yang diwakili Wakasal. Berita acara serah terima ditandatangani Direktur Niaga PT DI Irzal Rinaldi dan Kabaranahan Kemhan RI Laksda TNI Agus Setiadji, untuk selanjutnya secara berjenjang akan diserahkan kepada Puspenerbal TNI AL sebagai pengguna.

“Penyerahan Heli AKS dan Pesud CN 235 MPA oleh PT. Dirgantara Indonesia (Persero) kepada Kementerian Pertahanan merupakan salah satu program pembangunan kekuatan pertahanan yang dialokasikan melalui Pinjaman Luar Negeri/Kredit Ekspor dari dua Renstra yaitu TA.2010-2014,” ujar Menhan dalam sambutannya yang dibacakan Kabaranahan Kemhan RI Laksda TNI Agus Setiadji.

Dilanjutkantmp_8137-240119 Serah Terima Heli AKS & Pesud CN 235-40086801 Kabaranahan bahwa Heli AKS ini telah dilengkapi dengan Full Mission untuk melaksanakan fungsi sebagai Anti Kapal Selam. Selain itu juga pesawat CN 235-220 MPA memiliki kemampuan sebagai pesawat pengintai.

Tidak hanya itu, kehadiran Heli AKS dan Pesawat CN 235-220 MPA ini sangat ditunggu-tunggu untuk melengkapi kebutuhan pertahanan NKRI. Mengingat luasnya perairan Indonesia dan padatnya lalu lintas kapal yang harus diawasi dan dijaga maka dibutuhkan juga unsur patroli menggunakan udara untuk mengantisipasi kemungkinan penyusupan musuh dari perairan di atas maupun bawah perairan, baik menggunakan Heli AKS maupun pesawat CN 235-220 MPA.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Rini Soemarno berharap selain pembuatan alutsista dilakukan di dalam negeri,kedepan untuk pemeliharaan (maintenance) juga dapat dilakukan di BUMN-IS seperti PT DI, PT PAL dan PT LEN.

Editor : DR