Menjadi Referensi Mendunia

Pendatang Baru, Ini Karya Anak Bangsa Pengganti WhatsApp

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Beragam aplikasi perpesanan, seperti Whatsapp, Line, Instagram, Facebook dan lain sebagainya sudah popular digunakan masyarakat Indonesia. Sebagai pengganti sms, aplikasi-aplikasi perpesanan tersebut seperti sudah menjadi kebutuhan seiring dengan perkembangan fitur pada masing-masing aplikasi.

Perlu diketahui bahwa aplikasi-aplikasi tersebut dibuat oleh pengembang asing. Selain itu, server aplikasi-aplikasi itu juga ditempatkan di masing-masing negara pembuatnya. secara tidak langsung, informasi apapun dapat diretas dan bocor ke publik.

Wantchat merupakan aplikasi perpesanan buatan dan dikembangkan oleh bangsa Indonesia. Berbeda dengan aplikasi perpesanan yang sudah popular saat ini, Wantchat juga memberikan peluang bagi penggunanya untuk menghasilkan uang.

Dengan mengusung tema tagline One Indonesia, Wantchat, pengembang mencoba membuat aplikasi Wantchat tampak berbeda dengan aplikasi perpesanan pada umumnya. Para pengembang mencoba menggabungkan antara perpesanan dengan e-commerce sehingga selain dapat berbalas pesan, aplikasi yang dioperasikan sejak Oktober 2018 silam itu dapat juga digunakan untuk berbisnis.

Marketing Communication Director pengembang platform messenger Wantchat, Renaldhi Chaesar mengungkapkan dengan menggunakan metode B2C (business to customer), pengguna aplikasi Wantchat dapat melakukan transaksi jual-beli langsung antara penjual dan pembeli.

Platform ini memberi kesempatan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia yang menjadi pengguna Wantchat untuk mempromosikan produk-produknya melalui melalui fitur 1Market,” ujar pria yang akrab disapa Aldi ini.

Masih menurut Aldi, dari sisi keamanan platform Wantchat sangat aman dari kebocoran informasi dan pencurian data penggunanya serta sangat privasi karena sudah teruji dari peretas (hacker). Pengembang juga memiliki server sendiri di Indonesia sehingga dapat meminimalisir kebocoran informasi dan pencurian data penggunanya.

Selain itu, Aldi juga mengatakan dalam waktu 3 hari percakapan yang terdapat di aplikasi Wantchat langsung otomatis terhapus dari server. Pengembang memberlakukan sistem ini untuk menjaga keamanan dan privasi atas informasi yang didistribusikan antar pengguna dan sebagai bukti bahwa informasi yang terdapat dalam server tidak akan tersimpan dan dapat diperjualbelikan kepada pihak lain.

Tidak jauh berbeda dengan Whatsapp yang mulai membatasi penggunanya untuk menggunakan fitur forward, Wantchat juga meniadakan fitur copy-paste. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran konten-konten informasi bohong (hoax).

“Masih ada beberapa fitur keamanan lainnya yang menjadikan platform Wantchat tampak berbeda dengan platform messenger serupa. Jika berminat menggunakan aplikasi buatan anak bangsa ini, dapat mengunduhnya di Google Play Store setelah aplikasi ini diluncurkan ke publik.” tutup Aldi.

Hingga berita ini dimuat, rating aplikasi ini mencapai nilai 5,0 dari para pengguna yang memberi ulasan mengenai aplikasi itu.

Penulis : Fitra abadi

Editor : RA

Komentar
Loading...