Menjadi Referensi Mendunia

Inilah Secercah Harapan Sih ‘Kuli Tinta’ di Perbatasan NKRI Pada HPN 2019

Indonesiaberita.com, TALAUD – Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari oleh seluruh Insan Pers di Tanah Air, tak terkecuali bagi seluruh Jurnalis yang bertugas melakukan peliputan di wilayah perbatasan, tepatnya di beranda terdepan NKRI, yakni di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), daerah Kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina.

Dalam momentum ini, salah seorang Jurnalis dari Media Elektronik yang bertugas di Talaud, Ardi Ivent Mamentiwalo, kepada Indonesia Berita mengatakan, pada Hari Pers Nasional ke-33 ini kiranya segala bentuk produk jurnalis yang kita sajikan dihadapan khalayak, harus bisa mendidik dan mencerdaskan masyarakat pada umumnya.

“Harapan saya dalam menyambut Hari Pers Nasional 9 Februari 2019 ini, agar jurnalis bekerja secara profesional. Artinya, dalam menjalankan pekerjaan tetap menaati kode etik jurnalistik dan terus menyajikan pemberitaan yang berkualitas sebagai kontrol sosial dan bukan hoax,” ucap Ardi, Sabtu (9/2/2019) yang kesehariannya sebagai wartawan TVRI di Talaud.

Anggota Forum Wartawan Perbatasan (FWP) Kabupaten Kepulauan Talaud yang dikenal humoris ini, mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang telah membatalkan pemberian remisi kepada pelaku pembunuhan wartawan di Bali.

“Saya sangat mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang telah membatalkan pemberian remisi kepada pelaku pembunuhan rekan kita, A. A. Prabangsa, Wartawan Radar Bali yang dibunuh pada Tahun 2009 silam,” ungkap Mamentiwalo

Di Hari Pers Nasional 2019, Ardi juga mendesak kepada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk terus mempertahankan Kemerdekaan Pers.

“Jurnalis adalah corong Masyarakat yang harus di lindungi. Tanpa jurnalis suatu pemerintahan tidak ada apa apanya. Namun sangat di sayangkan, saat ini profesi jurnalis masih tetap sebagai Kuli alias Buruh,” ucap Ardi, mendesak.

Selain itu, dalam menyambut Pemilu Tahun 2019, Ia menghimbau kepada seluruh jurnalis untuk tetap mengedepankan netralitas serta profesionalisme kerja.

“Kita harus berani menolak intervensi pihak tertentu menjelang Pemilu 2019, karena mengingat jurnalis sangat rentan dengan ancaman masuknya kepentingan politik,” tegasnya.

Hal yang sama juga, dikatakan Ketua Forum Wartawan Perbatasan (FWP) Kabupaten Kepulauan Talaud, Jasman Andi bahwa Hari Pers Nasional adalah hari bersejarah bagi seluruh Insan Pers di Indonesia, sebagai organisasi yang terpercaya di dunia dan lebih khusus di Indonesia.

“Ini merupakan salah satu pilar demokrasi. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika jurnalis, maka penguatan kejiwaan dalam menjalankan tugas wartawan akan lebih kuat lagi,” kata Jasman Andi, Wartawan dari Surat Kabar Harian Indo Post ini.

Oleh karena itu, Ia mengajak kepada seluruh Insan Pers untuk menjunjung tinggi nilai jurnalis dimata publik sehingga tetap terpercaya, akurat, tajam, santun, dan dapat memberikan pelayanan pemberitaan kepada masyarakat Indonesia.

“Mari kita junjung tinggi nilai-nilai jurnalis dan tetap berpedoman pada UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ucap Jasman.

Jasman Andi yang sudah bertugas kurang lebih 7 Tahun di Kepulauan Talaud ini, menilai sering terjadinya kekerasan yang dialami oleh wartawan di Indonesia merupakan suatu gejolak wartawan yang ditemui di lapangan saat peliputan.

“Dengan kejadian tersebut, kita harus tetap eksis dalam menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan sesama jurnalis. Rasa nasionalisme yang terpatriot pada jurnalis akan mengusir semua yang menghalangi pekerjaan di lapangan dalam mencari berita demi memberitakan keadilan,” tegas Ketua FWP.

Dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional, Jasman Andi berharap, agar anggota FWP lebih membangun jiwa nasional sebagai insan Pers yang bertugas memberitakan kebenaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Walaupun kita berada tepat di beranda terdepan NKRI sebagai wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina, namun dengan sinergitas antar pemerintah daerah dan masyarakat, FWP akan lebih jaya dalam melaksanakan tugasnya sebagai pewarta yang handal,” tutur Andi.

Editor : YES

Komentar
Loading...