Indonesiaberita.com, BITUNG – Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil didampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo, menghadiri sekaligus me-launching Ekspor Copex dan PKE (Palm Kernel Expeller) asal Sulawesi Utara (Sulut), yang berlangsung di Perusahaan Multi Nabati Sulawesi (MNS), Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis (14/2/2019) siang.

Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, mengatakan sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan perkarantinaan hewan dan tumbuhan di daerah ini sekaligus ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Manado dan PT. Multi Nabati Sulawesi (MNS) Bitung, yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini.

“Sebagaimana dipahami bahwa Sulawesi Utara dikaruniai Tuhan beberapa keunggulan dan posisi strategis. Secara geografis terletak di bibir pasifik yang sangat prospektif dalam perdagangan regional dan internasional karena merupakan jalur perdagangan dunia,” kata Jamil.

Ada beberapa negara yang dekat dengan Sulawesi Utara, merupakan pusat pertumbuhan ekonomi dunia seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, China, Malaysia dan Amerika Serikat.

“Sulut memiliki Pelabuhan Laut Bitung dengan kedalaman standar pelabuhan internasional (hub-port), serta Bandara Sam Ratulangi yang bertaraf internasional. Memiliki tanah yang subur, sehingga sangat potensial untuk pertanian, seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan,” lanjut Jamil.