Indonesiaberita.com, JAKARTA – Dalam rangka memenuhi akreditasi SNARS, Rabu 13 Februari 2019 kemarin di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Angkatan Udara (RSGMAU) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, melaksanakan In House Training ‘Basic Life Support’ atau Bantuan Hidup Dasar.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota RSGMAU baik medis maupun non medis, serta tamu undangan medis dan non medis dari Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra) Dr. Saryanto, Rumah Sakit Dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sendjaja Bogor, RSAU Dr. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma.

Training tersebut Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seluruh anggota medis maupun non medis dalam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan yang sering kita temui dalam pelayanan didalam maupun di area sekitar RS serta di kehidupan sehari-hari.

Menurut keterangan Kepala RSGMAU Kolonel Kes drg. Puji Widodo, Bantuan hidup dasar atau Basic Life Support merupakan pertolongan pertama yang harus diberikan kepada pasien yang mengalami henti jantung atau napas.

Lanjutnya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Kelompok Ahli (Kapokli) RSGMAU Kolonel Kes drg. Kismanto, Sp.BM, menyampaikan bahwa, “kecepatan pegawai rumah sakit dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban sangat menentukan keselamatan jiwa,” ujarnya

Oleh karenanya Kemampuan petugas rumah sakit sangat diperlukan untuk melakukan pertolongan pertama pada pasien dengan kegawatdaruratan.

“Resusitasi Jantung Paru (RJP ) atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) merupakan bagian dari bantuan hidup dasar yang terdiri dari kompresi dada dan napas buatan, dalam rasio 30 kompresi berbanding
2 napas buatan,” kata dia

Sambung Puji, Penolong harus melanjutkan RJP hingga alat Automated External Defibrillator
(AED) tiba atau code blue team tiba di lokasi kejadian. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga agar napas terbuka, serta menunjang pernapasan dan sirkulasi tanpa menggunakan alat bantu.

Dengan diadakannya In House Training Basic Life Support ini diharapkan seluruh petugas RSGMAU mampu, cepat, tanggap dan tepat dalam memberikan pertolongan pertama pada pasien dg kegawatdaruratan.

Editor : DR