Menjadi Referensi Mendunia

Penyebaran Berita Hoax Jelang Pemilu 2019 Berpotensi Ganggu Kamtibmas

Indonesiaberita.com, PALU – Masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) diharapkan untuk dapat mensukseskan pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden April 2019, yang aman, damai dan sejuk dengan tidak menshare berita Hoax.

Hal tersebut dikatakan Kapolda Sulawesi Tengah melalui Kasubbid Penmas Humas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari, saat menjadi pembicara dalam diskusi publik, dalam rangkaian launching media online Alkhairaat.com, bertempat di Warkop Aweng Kota Palu Sulawesi Tengah, Selasa (19/2/2019).

Penyebaran berita Hoax berpotensi mengganggu Kamtibmas apabila tidak ditangani dengan baik terlebih menjelang Pemilu legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 17 April 2019,

“Kepada masyarakat Sulawesi Tengah untuk mensukseskan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk dengan tidak menshare berita hoax, atau apabila karena ketidak tahuannya, agar saring sebelum sharing setiap berita yg diterima.” kata Sugeng Lestari.

Kompol Sugeng Lestari menjelaskan bahwa, lebih dari jumlah penduduk Indonesia yang dirilis Januari 2018 berjumlah 265,4 juta jiwa, dimana 132 juta orang diketahui sebagai pengguna Internet dan 130 Juta orang di Indonesia aktif menggunakan media sosial, inilah yg menjadi dasar sehingga dalam pelaksanaan Pemilu 2019 Polri membentuk Satuan Tugas Nusantara yang membawahi 4 komponen pelaksana yaitu Subsatgas Manajemen Kemitraan, Subsatgas Manajemen Sosial, Subsatgas Gakkum dan Subsatgas manajemen media.

Satgas Nusantara pada Tahun 2018 lalu berhasil menjadi Cooling System pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 sehingga berlangsung aman dan damai, demikian juga pimpinan Polri kembali memberikan tanggung jawab kepada Satgas Nusantara untuk menjadi Cooling System Pemilu 2019 guna memilih anggota DPD, DPR-RI, DPRD I, DPRD II dan Pemilu Presiden dan wakil presiden 17 April 2019.” pungkasnya.

Dijelaskan Sugeng Lestari, berdasarkan hasil patroli siber baik oleh Subsatgas Manajemen Media, Subsatgas Gakkum hampir setiap hari ditemukan adanya postingan konten negatif dimedia sosial yang sifatnya menjelekkan kandidat tertentu, penghinaan, caci maki, ujaran kebencian dan berita hoax khusus oleh pendukung capres/cawapres.

“Inilah yang selama ini dikelola oleh satgas nusantara utamanya apa yang terjadi didunia maya.” jelasnya.

Dalam diskusi publik tersebut turut hadir sebagai narasumber Kompol Sugeng Lestari (Kasubbid penmas Bidhumas Polda Sulteng), Dwi Djiptodharmono (Politisi PDIP), H.Akbar Zulfakar,ST (Politisi PKS), Dr.Ilyas (Akademisi/Untad Palu), sedangkan sebagai audience para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palu, Sulawesi Tengah.

Editor : YES

Komentar
Loading...