Menjadi Referensi Mendunia

Wakil Bupati Canangkan Desa Lakuan Tolitoli Sebagai Desa Siaga Aktif

Indonesiaberita.com, TOLITOLI – Wakil Bupati Tolitoli, H Abdul Rahman H.Budding mencanangkan Desa Lakuan Tolitoli sebagai Desa Siaga Aktif.

Pencanangan dilaksanakan bertempat di Balai desa Lakuan Tolitoli, Selasa (19/2/2019) dan pencanangan ini  dilakukan dalam rangkaian program Nusantara sehat.

Wakil Bupati Tolitoli H.Abdul Rahman H Budding dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Desa Siaga Aktif adalah desa yang penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar setiap hari melalui pos kesehatan desa atau sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut.

“Seperti Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu, Pusat Kesehatan Masyarakat atau sarana kesehatan lainnya, dengan melibatkan penduduk setempat untuk mengembangkan usaha kesehatan berbasis masyarakat.” jelasnya, Selasa (19/2/2019).

Dikatakan Wakil Bupati Tolitoli, mengingat pentingnya hal tersebut, maka Pemerintah Daerah telah merumuskan ke dalam Rencana Pembangungan Jangka Pendek Daerah (RPJPD) Kabupaten Tolitoli Tahun 2005-2025 di mana secara umum arah pembangunan pada periode ke-3 tahun 2016-2021, adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dilakukan melalui peningkatan akses, pemerataan, relevansi dan mutu pelayanan sosial dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja, peningkatan kualitas kehidupan dan kerukunan hidup umat beragama.

“Harapannya agar Desa Siaga Aktif ini tidak hanya Desa Lakuan Tolitoli saja tetapi diikuti oleh desa-desa lain yang ada di Wilayah Kabupaten Tolitoli, sehingga kedepan mampu memberikan sumbangsih positif bagi peningkatan derajat kesehatan di Kabupaten Tolitoli.” kata Rahman.

Program Pemerintah berupa Program Nusantara Sehat menurut Wakil Bupati Tolitoli, akan memberikan pengaruh positif dalam mewujudkan Indonesia Sehat, karena kesehatan merupakan investasi paling penting dalam membangun peradaban bangsa.

“Demikian juga dengan Program Desa Siaga Aktif yang digagas oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merupakan salah satu upaya untuk mendorong masyarakat agar berperan aktif meningkatkan derajat kesehatan, baik secara mandiri maupun dengan melibatkan pemangku kepentingan.” pungkas Rahman.

Editor : YES

Komentar
Loading...