Menjadi Referensi Mendunia

Ratusan Massa Tuntut RAPP Lakukan Peningkatan Status Jalan Koridor RAPP

IBC – Pelalawan, Para tokoh pemuda dan masyarakat merasa dibohongi menagement PT RAPP bahwa jalan tersebut tidak bisa dibangun karena kelalaian pihak Pemda untuk pengurusan ijin dari Kementerian terkait.

Menyikapi hal tersebut, ratusan massa yang mengatasnamakan diri dari “Masyarakat km 5” Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci lakukan aksi demonstrasi dibeberapa titik, diantaranya di depan Pos satu PT RAPP dan kantor Bupati Pelalawan.

Aksi tersebut diduga dilatarbelakangi karena adanya pernyataan management perusahaan yang mengatakan bahwa jalan koridor tidak bisa dilakukan peningkatan status jalan disebabkan kelalaian yang dilakukan pihak Pemda kabupaten Pelalawan karena belum mengurus perizinan ke kementrian terkait.

Koordinator aksi, Said Ikhsan saat dikonfirmasi mengatakan kekesalannya terhadap pihak management PT RAPP yang telah beroperasi selama 24 tahun di bumi bertuah Seiya sekata tanpa ada perbaikan jalan. Sehingga masyarakat sekitar jalan koridor harus menghirup udara kotor berdebu selama puluhan tahun.

“Ia kita hari ini lakukan aksi dengan menuntut kepihak RAPP agar melakukan peningkatan status jalan atau dilakukan pengaspalan biar kami tidak lagi menghirup debu kendaraan yang memuat Kayu Balak milik perusahaan RAPP,” terangnya kepada media ini saat ditemui di lokasi titik kumpul dijalan koridor km 5 pada Senin (11/3/2019).

Said menambahkan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi pihak perusahaan, maka masyarakat akan lakukan aksi lanjutan yang lebih banyak lagi kerahkan massa.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi maka kami akan lakukan aksi lanjutan dengan membawa massa lebih banyak lagi.” tambahnya dengan nada tegas.

Celoteh mantan RW menimpali pembicaraan Media ini dengan Said Ikhsan dengan mengatakan mereka sudah hampir 25 tahun hidup dengan menghirup Debu.

“Kami dah 25 tahun disuruh menghirup Debu ni,dari dulu sampai sekarang masih belum ada peningkatan status jalan koridor,” ketusnya menimpali.

Belakangan diketahui bernama Budi, yang merupakan seorang tokoh masyarakat km 5 Kelurahan Kerinci barat mengatakan mereka meminta perusahaan untuk mengatasi jalan berdebu ini.

“Terserah mereka mau digimanakan, mau dikasih karpet merah mungkin,” celotehnya geram.

Setelah aksi di Pos satu PT RAPP massa aksi bergerak ke Kantor Bupati Pelalawan dengan tuntutan yang sama.

Massa aksi saat melakukan aksi di Halaman Kantor Bupati Pelalawan, Senin (11/3/2019). Photo : RF/Indonesia Berita

Editor : YES

Komentar
Loading...