IBC – SANANA,, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepuluan Sula (Kepsul) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadiri musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di dua Kecamatan Pulau Mangoli.

Dua Kecamatan tersebut diantaranya, Kecamatan Mangoli Tengah dan Kecamatan Mangoli Timur pada Selasa (12/3/2019), yang dihadiri oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Zulfi Umasagadji, Kadis Sosial Rivai Apin Masuku, Kadis Perikanan Rahmat Sillia.

Juga dihadiri, Kadis PU yang diwakili Kabid Bina Marga, Isnain Masuku, kadis ketahanan Pangan, Hawa Marasabesi, kadis Pendidikan diwakili sekretaris Ilham Umasugi, Babinkamtibmas Wawan Umacina, Babinsa Sarbun Umacina, Kepala Pemerintahan Kecamatan Mangoli Tengah Ismail Soamole dan masyarakat Mangoli Tengah sebanyak 9 Desa

Sementara untuk Kecamatan Mangoli Timur, yang dihadiri oleh Kepala Desa Waitina Sirajudin Umasagdji, Plt kades Kou Din Gai, Kades Waitamela Hi Salem Liamanu, serta masyarakat Mangoli Mangoli Timur sebanyak 5 desa.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kabupaten Kepuluan Sula, Syafrudin Sapsuha, bahwa musrenbang ini bagian dari proses yang harus dilakukan karena musrenbang adalah amanah undang-undang yang haru di jalankan, baik di tingkat desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan tingkat pusat.

“Kenapa setiap infrastruktur baik di tingkat Desa hingga pusat harus di jalankan, untuk pembangunan yang di desain harus berjalan dengan apa yang bisa diharapkan oleh masyarakat maupun pemerintah.” ungkap Safrudin.

Selain itu juga masyarakat diberikan meteri tentang mengelola Desa dengan baik, baik di Bidang Infrastruktur, Perikanan, dan Pertanian, Pendidikan, dan lain sebagainya agar masyarakat bisa memahami dengan baik dalam mengelola sumber daya alam yang ada pada masing masing Desa.

“Semoga dengan Musrenbang ini masyarakat dapat aplikasikan untuk mengembangkan sumber daya alam yang ada desa tersebut.” tutur Safrudin.

Di tempat terpisah Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepsul, Zulkifli Umasadgji, mengatakan bahwa musrembang ini adalah hal yang sangat penting dan harus menjadi perhatian bagi pemerintah. Karena masyarakat yang menyampaikan keinginannya terkait dengan pelaksanaan pembangunan harus di lakukan agar menjadi hal paling urjen yang bisa di harapkan.

“Dari dua Kecamatan ini, bagaimana kedepan pemerintah harus kembangkan infrastruktur jalan maupun jembatan dengan baik pada kususnya pulau mangoli.” ujar Zulfi Umasangadji.

Sambung Zulfi jika dilihat Pulau Mangoli saat ini untuk akses jalan butuh perhatian Pemda.

“Dilihat di Pulau Mangoli saat ini untuk akses jalannya masih butuh perhatian Pemda dan kedepan pastinya dari DPRD akan mendorong pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.” sambungnya.

Penulis : M Rismit Teapon

Editor : YES