Menjadi Referensi Mendunia

Pemkot Tomohon Teken MoU Dengan BPPT Dalam Meningkatkan Kontribusi Pembangunan Nasional

IBC – TOMOHON, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang merupakan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, mempunyai tugas untuk melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.

Dalam menentukan kebijakan, terutama dalam upaya meningkatkan peran dan kontribusi BPPT dalam pembangunan nasional guna peningkatan daya saing nasional dan kemandirian bangsa.

Tahun 2019, Kota Tomohon merupakan satu-satunya Kota di Sulawesi Utara yang mendapatkan kesempatan untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPPT.

Penandatanganan tersebut dilakukan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, melalui Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) saat mengikuti rapat kerja bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Tahun 2019 di Rinra Hotel Makassar, pada Rabu (13/3/2019) kemarin.

Dikatakan Kepala BPPT, Hamman Riza, rapat kerja kali ini sangat penting dalam menentukan langkah kedepan, karena tahun 2019 ini merupakan akhir dari RPJMN 2015-2019 dan awal dari penyusunan RPJMN (Perencanaan Pembangunan Nasional, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020-2024.

“Kebijakan dan keputusan yang kita ambil dalam Raker ini, akan menjadi dasar seberapa besar BPPT akan berkontribusi dalam pembangunan nasional pada lima tahun mendatang dan mempercepat terciptanya Indonesia berdaya saing dan berdaulat berbasis iptek,” tutur Hamman ketika membuka secara resmi gelaran acara tersebut.

Dengan mengusung tema Penguatan Kelembagaan, Pemberdayaan SDM dan Penajaman Program, BPPT mengaku akan meningkatkan Peran BPPT dalam RPJMN 2020-2024.

“Kebijakan Making Indonesia 4.0 yang telah dicanangkan pemerintah dalam rangka memasuki era revolusi Industri 4.0, memerlukan berbagai kesiapan yang holistik mulai dari pembangunan dan penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan dan penguatan sektor iptek, kebijakan dan regulasi pendukung,” jelas Kepala BPPT.

Hamman Riza mengungkapkan, saat ini BPPT sudah banyak menghasilkan produk inovasi teknologi yang telah dimanfaatkan dan diproduksi oleh pihak industri pengguna yang peluncurannya atau peresmiannya telah dan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019 ini.

“Guna mewujudkan Visi Indonesia Emas, serta menjadikan Indonesia maju dan mandiri, BPPT harus melanjutkan transformasi untuk menjadikan inovasi sebagai penghela pembangunan ekonomi nasional,” harapnya

Dirinya juga berharap, dengan kehadiran para pemimpin daerah se-Sulawesi pada Raker BPPT ini menjadi ajang silahturami sekaligus media pengenalan tentang program dan kegiatan yang dilakukan BPPT.

“Ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus media pengenalan tentang program dan kegiatan yang dilakukan BPPT. Dengan hasil-hasil inovasi teknologi yang telah dicapai dan layanan teknologi yang dapat diberikan BPPT,” imbuh Hamman Riza.

Rapat kerja BPPT bersama para pemimpin daerah se-Sulawesi ini turut dihadiri Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris, Gubernur Sulawesi Selatan Ir. Nurdin Abdullah beserta jajaran, Dirjen Dukcapil Zudan Arif, Rektor Unhas Prof Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, Bupati Wajo, Bupati Barro, Bupati Toraja Utara, Bupati Tanah Toraja, Wakil Walikota Tomohon, Dirut Pertamina, Dirut PT PAL serta sekretaris utama dan para Deputi BPPT.

Editor : YES

Komentar
Loading...