Menjadi Referensi Mendunia

Penggunaan Bahan Peledak Ikan Masih Rawan di Taliabu

IBC- TALIABU, Polairud Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara (Malut) belum efektif menangani penggunaan bahan peledak ikan di perairan Taliabu.

Hal ini diakui Danpos Polairud Taliabu, Brigpol Asfar Pora, Kamis (14/3/2019) kepada sejumlah awak media kemarin bahwa saat ini memang penggunaan bahan peledak di perairan Pulau Taliabu masih rawan namun pihaknya hingga 2019 ini belum pernah berhasil melakukan penangkapan.

“iya, memang pengeboman ikan ini sudah lama jadi incaran, namun setiap melihat kedatangan kita dari jauh para pelaku pengeboman segera pergi menjauh.” katanya.

Sehingga menurut dia untuk lebih efektif pihaknya memerlukan informan atau orang-orang di lapangan untuk menginformasikan kegiatan pengeboman.

Sebab, diakui meskipun pengeboman ikan masih rawan, namun kegiatan patroli yang dilakukan Polairud belum pernah menemukan kegiatan pengeboman sehingga dicurigai mereka telah di mata-matai oleh pihak -pihak yang berkepentingan melakukan pengeboman ikan.

“Kami curiga, ada orang yang dititipkan Khusus untuk mengawasi setiap gerakan pengawasan sehingga kesulitan untuk memburu mereka.” tuturnya.

Namun upaya pencegahan terus dilakukan, yakni gencar mensosialisasikan larangan penggunaan bahan peledak maupun potasium, polairud serta telah dengan memasang stiker berupa larangan di setiap desa

“Kami berharap, seluruh Kepala Desa maupun masyarakat yang mengetahui kegiatan pengeboman maupun penggunaan potasium di perairan Taliabu agar dapat dilaporkan untuk di tindak tegas.” harapnya.

Editor : YES

Komentar
Loading...