Menjadi Referensi Mendunia

Pernyataan Grace Natalie Tidak Tepat Jelang Pilpres 17 April 2019

IBC, JAKARTA – Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie pada Senin, 11 Maret 2019 dalam acara Festival di Medan, yang mengatakan ‘Banyak partai politik yang mengaku nasionalis, namun pada kenyataannya justru mendukung peraturan daerah syariah bersifat diskriminatif’.

Hal tersebut membuat salah satu Organisasi Relawan Jokowi, Sekretaris Jenderal Komite Rakyat Nasional (KORNAS) – Jokowi, Akhrom Saleh turut menyikapi pernyataan Grace Natalie tersebut.

Menurutnya pernyataan Grace wajar-wajar saja dialam demokrasi yang kita anut, namun kata Akhrom sangat disesalkan sebagai partai pendukung pemerintah seharusnya dapat menahan diri terlebih dahulu, sebulum pilpres berlangsung.

Pasalnya tambah Akhrom, semakin dekatnya hari pencoblosan, “Jangan sampai gara-gara pernyataan itu berefek menurunkan elektabilitas pak Jokowi dimata pemilih Islam, terutama pemilih pemula yang memeluk agama Islam,” tegas Akhrom.

Lebih lanjut ia menyampaikan dalam keterangan tertulisnya, apa yang dilakukan PSI merupakan strategi mendulang suara, “kita paham itu, tapi sebaiknya jangan nekatlah,” kata Akhrom.

Strategi bermain dipusaran isu yang selama ini diskriminatif terhadap minoritas, namun ujar Akhrom, sebaiknya pernyataan itu jangan dilakukan berulang-ulang, sudah cukup kemarin menjadi kontroversi, jangan lagi diulang-ulang, sebab bisa berefek negatif pada pemilih Jokowi

“Jangan sampai itu juga menyinggung partai-partai yang berhaluan Nasionalis, apalagi partai sesama pendukung dan pengusung rata-rata Nasionalis,” tambah Akhrom yang sejak 6 tahun lalu menjadi relawan ini.

Editor : RA

Komentar
Loading...