Menjadi Referensi Mendunia

Kapolda Sulteng Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Tinombala 2019

IBC, PALU – Apel gelar pasukan operasi terpusat operasi keselamatan Tinombala 2019 lingkup Polda Sulteng digelar pada Jum’at (26/4/2019) dipimpin langsung oleh Kapolda Sulteng  Brigjen Pol. Lukman Wahyu Hariyanto bertempat di halaman Mapolda Sulteng.

Dalam Apel gelar pasukan  melibatkan personel gabungan TNI – Polri itu dihadiri oleh Wakapolda Sulteng, Kombes Pol. Setyo Boedi Moempoeni Harso,, Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol. Aries Syarief Hidayat dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng lainnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Denpom Palu dan Kepala Jasa Raharja Cabang Sulteng.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Refdi Andri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Lukman Wahyu Hariyanto mengatakan apel gelar pasukan itu dilaksanakan pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 serta cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah.

“Selain itu Apel juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.” katanya.

Lukman menjelaskan dari data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang Tahun 2017 sejumlah 833.607 kasus dan pada Tahun 2018 sejumlah 1.243.047 kasus atau mengalami kenaikan 49 persen. Untuk teguran pada Tahun 2017 sejumlah 833.607 pelanggaran dan pada Tahun 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran atau mengalami kenaikan 7 persen.

“Sementara jumlah kecelakaan lalu lintas pada Tahun 2017 sejumlah 5.556 kejadian dan pada Tahun 2018 sejumlah 4.096 kejadian atau mengalami penurunan sebanyak minus 26 persen. Korban meninggal dunia pada Tahun 2017 sejumlah 1.605 orang dan pada Tahun 2018 sejumlah 1.134 orang atau mengalami penurunan minus 29 persen, korban luka berat pada Tahun 2017 sejumlah 819 orang dan pada Tahun 2018 sejumlah 542 orang atau mengalami penurunan sejumlah minus 34 persen.Korban luka ringan pada Tahun 2017 sejumlah 6.470 orang dan pada Tahun 2018 sejumlah 4.799 orang atau mengalami penurunan minus 26 persen, sedangkan untuk kerugian pada Tahun 2017 sebesar Rp 11.714.125.000, dan pada Tahun 2018 sebesar Rp 9.787.665.000, atau mengalami penurunan sebesar minus 16 persen.” jelasnya.

Lanjut Lukman pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala Tahun 2019 kali ini, diprioritaskan kegiatan Dikmas (Pendidikan Masyarakat) Lantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat kepada Polri khususnya Polantas.

“Disamping itu untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang tertib.” lanjutnya.

Adapun sasaran Operasi Keselamatan Tinombala Tahun 2019 ini diprioritaskan terhadap para pengemudi yang menggunakan handphone saat mengendarai kendaraan dijalan raya, tidak menggunakan safety belt, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan dibawah pengaruh alcohol atau miras atau narkoba, pengemudi kendaraan dibawah umur, melebihi batas kecepatan maksimal, dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya.

“Dengan dilaksanakannya operasi terpusat ini, diharapkan bisa meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, dapat meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas di jalan raya,” ujar  Kapolda Sulteng.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol.Lukman Wahyu Hariyanto menekankan kepada seluruh personel yang terlibat Ops Keselamatan Tinombala 2019 agar dapat menjaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas dilapangan, tingkatkan disiplin personel Polantas agar terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, sehingga terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas dijalan raya.

“Dalam pelaksanaan tugas dilapangan, tingkatkan disiplin personel Polantas agar terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, sehingga terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas dijalan raya.” tekannya.

Editor : YES

Komentar
Loading...