IBC, JAKARTA – Banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia diduga akibat keletihan dalam bertugas mengawal proses demokrasi agar terselenggaranya pemilu tahun 2019 sukses tertib dan aman menuai simpatik dari berbagai organisasi relawan Jokowi.

Berdasarkan pantauan awak media, organisasi yang hadir di rumah duka antara lain, Masyarakat Pemerhati Pangan (MAPPAN) Indonesia, Pro Jokowi (Projo), Seknas-Jokowi, Bara-JP, Kornas-Jokowi, Duta Joko Widodo, Almisbat, GK-Jokowi, RPJB, Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) dan Aksi Satu Hati Alumni UI Berbakti.

Saat dimintai keterangannya, Sekretaris Jenderal, MAPPAN Indonesia, Kapriyani mengatakan, bahwa kehadiran organ relawan di rumah duka Ketua KPPS 025, Almarhum Tutung Suryadi yang juga Ketua RT 04, semata-mata turut berbelasungkawa yang juga sekaligus memberikan santunan ala kadarnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sekjen MAPPAN, Kapriyani berikan santunan kepada keluarga almarhum Tutung Suryadi, Selasa (30/4/2019). Foto : Istimewa

“Bahwa kedatangan kami di rumah duka untuk memberikan santunan ala kadarnya dari kawan-kawan relawan, serta apresiasi atas dedikasinya kepada negara sebagai pejuang demokrasi,” ujar Kapriyani di rumah duka RT 04/05, Kelurahan Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (30/4/2019).

Ia juga menyampaikan, agar tidak membuat berita hoax yang menyudutkan pejuang demokrasi, “karena kita harus menghormati keluarga yang ditinggalkan,” tegas Kapriyani.

Sambungnya, tuduhan curang yang tidak berdasar adalah bentuk penghianatan terhadap demokrasi, karena kita tambah Kapriyani, harus menghormati para pejuang yang telah mengorbankan nyawa untuk tegaknya demokrasi di Indonesia.

Sementara itu di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kornas-Jokowi, Akhrom Saleh menuturkan, bahwa ia dan organisasi relawan Jokowi lainnya mendukung penuh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan semua jajarannya, serta ia juga meminta KPU agar bertindak adil dalam menjalankan tugasnya.

“Kami mendukung penuh KPU dan jajarannya, dan meminta KPU bertindak adil dalam menjalankan tugasnya, juga tindakan yang berintegritas adalah bentuk apresiasi bagi pejuang-pejuang demokrasi yang telah gugur,” kata Akhrom Saleh.

Keluarga Almarhum saat dimintai keterangannya oleh awak media. Foto : Istimewa.

Pada kesempatan yang sama,Wakil Sekretaris Jenderal GK-Jokowi, Sinar Shinta menambahkan, bahwa hari ini kehadirannya dan rekan-rekan organisasi relawan Jokowi di rumah duka agar tidak dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sebab kata Shinta sekarang suasananya masih sensitif.

“Namun perlu kami tegaskan bahwa kehadiran kami di rumah duka ini untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengorbanan almarhum, tentu gak terlepas mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak keluarga, serta memberikan semangat untuk tabah menghadapi cobaan,” pungkas Shinta.

Sama halnya yang diungkapkan oleh Sofia, Sekjen, Duta-Joko Widodo, kehadirannya dan teman-teman organ yang lain ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pahlawan demokrasi, yang telah berjuang dengan mencurahkan seluruh jiwa raga demi terselenggaranya pemilu damai, jujur, aman dan adil.

“Semoga santunan tersebut bisa meringankan beban keluarga almarhum,” tutup yang akrab disapa Opie ini.

Editor : DR