Warning ASN di Talaud, Tuange: Jangan Sekali-kali Jual Kebenaran Demi Jabatan

IBC, TALAUD – Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange (PST) memberikan wejangan dan warning (peringatan) kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.pada saat Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-111 di Halaman Rumah Dinas Bupati Kepulauan Talaud, Kamis (2/5/2019)

Baik Pejabat Esalon II, III, dan IV bahkan seluruh Pejabat yang hadir pada saat itu, tak luput dari teguran dan peringatan keras yang dilontarkan pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi di Pemkot Bitung ini.

Hal ini disampaikan Petrus Tuange sebagai refleksi atas apa yang telah dialami Kepala Daerah sebelumnya, yakni Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) yang telah ditahan KPK dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap beberapa proyek yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dari peristiwa tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud kembali berbenah diri agar hal serupa tidak terjadi untuk yang kedua kalinya. Tuange pun mengajak kepada semua elemen yang ada untuk melekatkan persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa, lebih khususnya lagi untuk anak-anak di tanah Porodisa (Talaud – red).

Pria yang berasal dari Pulau Kabaruan ini mengingatkan, bahwa tanggungjawab membangun daerah ini ada di pundak kita semua. Jangan membiarkan masyarakat terpolarisasi, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) terbagi-bagi. Tetapi secara arif dan bijaksana merekatkan persatuan demi untuk kemajuan daerahnya.

“Saya menegaskan, bahwa penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Kepulauan Talaud saat ini harus tetap jalan, tidak boleh mandek karena penyelengaraan Pemerintahan berada pada sebuah sistem yang sudah tertata dan juga aturan yang sudah mem-backup penyelenggaraan Pemerintahan itu sendiri,” ungkap Tuange, Kamis (2/5/2019).

Lanjut katanya, sehubungan dengan adanya urusan sedikit dari Ibu Bupati dengan KPK, Tuange berharap agar seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, termasuk ASN, kiranya tetap tenang dan tetap menjalankan tugas sebagaimana yang ada pada Tugas, Pokok, dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.

“Penyelenggaraan Pemerintahan dan pelayanan masyarakat di daerah ini, saya nyatakan dan saya tegaskan saat ini tidak ada yang stagnan dan tetap berjalan seperti biasanya. Sepenuhnya berada dibawah pengendalian dan pengawasan saya sebagai Wakil Bupati Kepulauan Talaud,” ungkapnya.

Wabup menghimbau, masyarakat di Tanah Porodisa dari Tinonda sampai Napombaru, untuk mendukung seluruh penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Pelayanan kepada masyarakat. Serta para ASN diminta fokus untuk melaksanakan tugas sesuai Tupoksinya.

“Biarlah peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi kita semua anak-anak bangsa di tanah Porodisa ini dan saya menghimbau, jangan sekali-kali menjual, menggadaikan, mengabaikan kebenaran dan keadilan karena jabatan. Sebagai anak-anak’a u taroda (anak-anak Talaud, – red) saya berharap, kebenaran dan keadilan diatas segala-galanya bukan jabatan,” tegas Pria yang sangat akrab dengan Insan Pers ini

Tak lupa pula, ia menyampaikan, sebagai satu paket dalam Pemerintahan Daerah, dirinya turut prihatin atas peristiwa yang dialami Bupati Kepulauan Talaud beberapa waktu lalu. Ia mengajak semua komponen yang ada untuk turut mendoakan, kiranya Ibu Bupati tetap sehat dan tabah untuk menghadapi masalah yang dihadapinya.

“Kita tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Janganlah kita memvonis seseorang karena salah atau benar, bukan kewenangan kita. Serahkan itu kepada institusi yang berwenang untuk menangani hal itu. KPK, Pengadilan, mereka punya kewenangan untuk itu,” pesan Tuange.

Editor : YES