IBC, TALAUD – Selain menyita dua buah handphone dari hasil penggeledahan di rumah kediaman milik Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) di Kelurahan Beo, Kecamatan Beo, pada Jumat (3/5/2019) kemarin.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan penggeledahan di sejumlah tempat. Terpantau, KPK melakukan penggeladahan dibeberapa SKPD, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU).

Dari pantauan Indonesia Berita, ditengah berlangsungnya penggeledahan di ruangan Bupati, situasi kantor Bupati nampak sepi tetapi terlihat beberapa pejabat yang berdiri di parkiran mobil di depan kantor Bupati.

Di tempat terpisah, beberapa pengendara motor dan warga yang sedang melakukan aktifitas tiba-tiba berhenti dan turut menyaksikan proses penggeledahan tersebut.

“Tadi pas saya lewat di beberapa kantor, ada banyak orang disitu, ada petugas kepolisian juga yang mengawal dan ada orang yang keluar masuk gedung. Saya tanya-tanya, ternyata itu tim KPK. Makanya saya berhenti sebentar sambil lihat-lihat,” beber salah seorang warga yang kebetulan sedang mengurus dokumen di salah satu SKPD.

Dalam penggeledahan ini, petugas KPK terlihat membawa beberapa koper dari setiap lokasi penggeledahan yang diduga berisikan sejumlah dokumen terkait kasus yang menyeret Bupati Kepulauan Talaud dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK beberapa waktu lalu.

Editor : YES