Menjadi Referensi Mendunia

Akibat Pembangunan Waduk PKS, Masyarakat Krisis Air

IBC, ACEH TIMUR – Diduga akibat pembangunan waduk milik salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Dusun Utama Desa Paya Bili 1 (satu)  Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur , sedikitnya 60 KK di dusun itu krisis air untuk keperluan sehari-hari.

Oleh karenanya puluhan ibu-ibu adakan pertemuan di Balai Gampong setempat bertujuan agar Kepala Desa bertanggung jawab atas krisis air yang dialami warga saat ini, Rabu (15/5/2019) .

Kepada media ini Syah Raini (51) menyebutkan bahwa semenjak dibangun waduk milik PKS tersebut warga menjadi sulit mendapatkan air bersih dari aliran sungai.

“Bahkan air sungai sudah mengalami perubahan warna yang biasanya berwarna kuning kini berubah menjadi warna hitam dan bauk busuk.” katanya.

Sambungnya, oleh sebab itu kami hari ini para ibuk rumah tangga berkumpul di balai ini untuk membahas dan minta pertanggung jawaban Kepala desa Paya Bili 1.

“Jangan dia yang mendapat untung dari jop pembangunan waduk milik PKS ,kami 60 KK warganya sendiri yang harus menanggung kesusahan karena air sungai tidak bisa di gunakan lagi,padahal sudah bertahun tahun kami bergantung air sungai untuk mandi, mencuci dan keperluan rumah tangga setiap hari.” ungkap Syah.

Syah menyatakan terkait pembelian tanah 13 rante untuk pembuatan waduk milik PKS Kepala Lorong tidak tahu sama sekali.

“Bahkan terkait pembelian tanah seluas 13 Rante untuk pembuatan waduk milik PKS, kepala Lorong setempat tidak tahu sama sekali,semua urusan sama kepala desa.” ujarnya.

Pembangunan waduk milik PKS yang dibangun Kepala Desa Paya Bili 1, Rabu (15/5/2019). Photo : Iqbal/Indonesia Berita

Sementara Saipol selaku Kepala Desa Paya Bili 1 kepada media ini membenarkan bahwa dirinya yang mengerjakan waduk milik PKS tersebut.

“Benar kita yang mengerjakan pembuatan waduk milik PKS itu,namun bukan sistim borongan, hanya upah alat berat 3,5 juta perhari.” jelas Saipol.

Saipol mengatakan pembuatan waduk itu karena di sungai yang lama ada kayu Merbau membuat air berubah hitam.

“Perubahan itu terjadi dikarenakan di sungai yang lama itu ada kayu Merbau yang tertanam tidak bisa di ambil,sehingga air berubah hitam.” ujar Kepala Desa.

Penulis : Iqbal

Editor : YES

Komentar
Loading...