Menjadi Referensi Mendunia

Penderita Gizi Buruk Diberangkatkan ke Palu

IBC, TOLITOLI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tolitoli yang bekerja sama dengan Laziz Wahda dan sejumlah donatur memberangkatkan penderita gizi buruk dan kelainan pada alat kelamin untuk mendapatkan pengobatan intensif di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Tono yang terlahir dari keluarga yang kurang mampu, anak dari warga yang tinggal di Desa Oyom, Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli Sulteng, ibunya Tono merupakan penyandang disabilitas dan ayahnya penderita eks penyakit Kusta

“Tono ini berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Ibunya penyandang disabilitas mental, ayahnya eks penderita penyakit kusta.” kata Kadis Sosial Kabupaten Tolitoli Indar Dg Silasa, Kamis(16/5/2019) kemarin.

Menurut Indar, atas dasar faktor ekonomi yang kurang mampu, maka Dinsos bersama sejumlah Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diantaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tolitoli, melepas keberangkatan Tono dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido Tolitoli menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Undata Kota Palu dengan menggunakan mobil, Kamis sore (16/5).

“Saat ini Tono sudah ditangani oleh pihak Pemerintah Daerah dan mendapat dukungan dari  sejumlah Instansi, Relawan, dan para Donatur.” ungkapnya.

Kepada pihak keluarga Indah berharap agar tidak perlu khawatir, namun teruslah mendoakan supaya Tono bisa segera sembuh.

“Kami berharap pihak keluarga mendoakan agar adik Tono bisa segera sembuh, tidak perlu khawatir dengan biaya termasuk perawatan anak ini, karena ada relawan yang siap mendampingi, dan kami akan terus melakukan pengawasan terhadap anak ini.” harapnya.

Indah menyampaikan Tono diberangkatkan ke Kota Palu didampingi kakaknya yang baru berusia 11 tahun, namun ada relawan yang telah ditunjuk oleh pihak Pemda Tolitoli yang akan mendampingi mereka selama berada disana.

“Rencananya Tono akan diperiksa secara menyeluruh, karena selain mengalami gizi buruk, Tono juga memiliki kelainan pada alat kelamin sehingga kesulitan saat ingin buang air kecil.” ucap Indah.

Sementara itu, Nenek Tono, Tie mengatakan, keluarga sangat terbantu karena Pemerintah Daerah telah memfasilitasi pengobatan Tono, diharapkan Tono bisa pulang dalam keadaan sehat.

“Kami cuma bisa berdoa muda-mudahan Tono cepat sembuh, karena kedua orang tuanya tidak ada yang bisa ikut berangkat ke Palu,  saya juga sudah tua kaki selalu sakit jadi tidak bisa pergi.” ujarnya.

Komentar
Loading...