IBC, TALAUD – Peristiwa kebakaran menimpa rumah warga di Desa Karatung Tengah, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 18 Mei 2019 kemarin pukul 20.30 Wita tersebut, menghabiskan seluruh isi rumah dari keluarga Maarisit – Pangalo.

Mendengar peristiwa tersebut, anggota Polsek Nanusa langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu warga memadamkan api tersebut.

Meskipun telah dibantu oleh warga setempat, usaha mereka untuk memadamkan api tak membuahkan hasil. Karena api dengan begitu cepat melahap dan menghanguskan seluruh isi bangunan rumah tersebut.

Berdasarkan penuturan warga yang berada di TKP, bahwa rumah tersebut adalah milik keluarga Maarisit – Pangalo. Namun, dikarenakan pemilik rumah sudah pindah ke Manado, maka rumah tersebut dijaga dan tinggali oleh keluarga Sumampou – Lua.

Kapolsek Nanusa, Ipda H. G. Kilare, yang berada dilokasi kebakaran, mengatakan bangunan rumah tersebut cepat terbakar karena kontruksi bangunan rumah yang hanya berbahan kayu kelapa dan atap dari bahan seng saja.

“Rumah yang terbakar ini milik keluarga Maarisit – Pangalo. Karena bangunannya terbuat dari bahan kayu kelapa untuk dindingnya dan atapnya dari bahan seng sehingga mudah sekali terbakar,” terang Kilare, Sabtu (18/5/2019) kemarin.

Diketahui, saat terjadinya kebakaran,
Handri Sumampou (yang mendiami rumah tersebut – red), sedang berada di dermaga Karatung dan sementara mengangkut kopra. Sedangkan isterinya, pergi ke warung untuk membeli sesuatu.

Rumah yang ditinggalkan pun dalam keadaan terkunci dan didalamnya hanya terdapat surat-surat penting serta bahan perlengkapan rumah tangga.

Dari hasil olah TKP, Kilare menjelaskan dugaan sementara rumah itu terbakar adalah akibat arus pendek listrik.

“Dugaan sementara titik api berasal dari arus pendek listrik (korsleting listrik). Surat-surat penting serta bahan perlengkapan rumah tangga habis terbakar,” jelasnya.

Kilare menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil,” pungkasnya dengan tegas.

Editor : YES