Zulkifli Hasan Ucapkan Selamat Kepada Jokowi-Amin, Apa Kata Mereka?

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menyampaikan ucapan selamatnya kepada Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-KH. Ma’ruf Amin atas kemenangannya di pemilihan umum (Pemilu) 2019, seperti dilansir Media Indonesia.com, di Twin Plaza Hotel, Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Pernyataan Zulhas tersebut berhasil menyita perhatian publik, diantaranya datang dari Aktivis 98, Vera Tri Satria, Relawan GK-Jokowi, Juan Agus dan Pengamat Komunikasi Politik DR. Jerri Massie.

Menurut Vera Tri Satria, bahwa pernyataan Zulhas adalah pernyataan pribadi, namun ujar Vetris panggilan akrab pria ini, ia menilai pernyataan Ketua Umum PAN tersebut adalah bentuk upaya menjadikan pernyataan partai.

“Keadaan subjektif dan kondisi objektif, apabila Partai Amanat Nasional menjadi bagian pemerintah adalah yang paling rasional,” ujar Vetris di Jakarta, Minggu malam (19/5/2019).

Sementara itu masih ditempat yang sama, salah satu pengurus Relawan GK-Jokowi, Juan Agus mengatakan, bahwa pernyataan Zulkifli Hasan merupakan pernyataan rasa ketakutannya, sebab kata Juan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) telah menyatakan diri akan menjadi Ketua MPR RI periode 2019-2024.

Ia juga menyampaikan pendapatnya, bahwa PKB akan mendapatkan jatah 10 kursi menteri dari Presiden Jokowi. Sebab lanjut Juan, PKB memiliki kontribusi yang besar atas kemenangan Jokowi.

“Wajar suara PKB juga berkontribusi untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, kemungkinan ada jatah 10 kursi menteri, ada kenaikan dari tahun 2014 yang hanya 4 kursi, sekarang menjadi 10,” kata Juan mengakhiri.

Sementara itu Pengamat Komunikasi Politik, DR. Jerri Massie, bahwa pernyataan Zulhas sudah 90 persen adalah pernyataan Partai.

Menurutnya itu sangat terlihat dari bahasa verbal dan non verbal sangat kuat bisa menyeberang, apalagi kata Jerri sudah hampir dua sampai tiga kali pertemuan dengan Jokowi, sehingga dapat disimpulkan sembilan puluh persen PAN akan hijrah.

“Politik Mask and Foots Four, Winged, Head Two, biasa dimainkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN),” tutup pria yang berpengalaman menjadi Konsultan Politik di Negara Bagian Amerika Serikat ini.