IBC, JAKARTA – Calon Presiden (Captes) 02 Prabowo Subianto agar segara bubarkan koalisi karena beliau sebagai pemimpin koalisi.

“Pak @prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai. Saya usul, Anda segera bubarkan Koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir. Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung.” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui akun twitter ptibadinya @RachlanNashidik di Jakarta, Minggu (9/9/2019).

Selanjutnya Rachland mengatakan anjuran yang sama, bubarkan koalisi juga saya sampaikan pada Jokowi.

“Anjuran yang sama, bubarkan Koalisi, juga saya sampaikan pada Pak @jokowi. Mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput. Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa.” katanya lagi.

Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan siapapun nanti yang setelah sidang Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi Presiden terpilih, dipersilahkan memilih sendiri para pembantunya di Kabinet.

“Siapapun nanti yang setelah sidang MK menjadi Presiden terpilih, dipersilahkan memilih sendiri para pembantunya di Kabinet. Kenangan Partai mana yang setia dan berguna bagi direksi politik Presiden terpilih tak akan pupus karena koalisi sudah bubar. Begitulah sistem Presidensial.” tutur Rachland.

Terakhir Rachland menegaskan sekali lagi untuk Jokowi dan Prabowo bertindaklan yang benar, bubarkan koalisi lebih cepat adalah resep yang patut dicoba.

“Sekali lagi, Pak @jokowi dan Pak @prabowo, bertindaklah benar. Dalam situasi ini, perhatian utama perlu diberikan pada upaya menurunkan tensi politik darah tinggi di akar rumput. Membubarkan koalisi lebih cepat adalah resep yang patut dicoba. Gugatan di MK tak perlu peran partai.” pungkasnya.

Penulis : Apang

Editor : YES