IBC, JAKARTA – Sejak dipimpin Anies Baswedan, Jakarta makin marak demo-demo kaum radikalis HTI dan PKS berkedok agama.

“Dua elemen busuk tsb, terlihat sbg mitra strategis Anies untuk bikin Ibukota Negara mirip jahiliyah gurun pasir. Tak heran bila Anies tidak peduli warga Jakarta hidup nyaman dan damai!” kata Aktivis’98 Faizal Assegaf di akun Twitternya @faizalassegaf di Jakarta, Senin (10/6/2019) kemarin.

Menurut FA sapaan akrbanya seharusnya Anies Baswedan tegaskan pada publik bahwa watak arab jahiliyah sangat dikutuk Tuhan dan ditolak seluruh umat manusia.

“Jadi jangan dipraktekkan di NKRI. Salah satu ciri kebiadaban arab jahiliyah adalah sifat dengki, sehingga selalu ngotot paling benar dan menolak keberagaman!” ungkapnya.

Selanjutnya FA mengatakan setidaknya Anies Baswedan wajib pasang spanduk besar di pintu kantor DKI Jakarta yang isinya menegaskan “NKRI tolak watak Arab Jahiliyah yg dipraktekkan HTI & PKS dgn berkedok agama utk tujuan dirikan negara Khilafah”.

“Ingat, kantor Gubernur DKI harus steril dari ideologi radikalis.” katanya tegas.

Selain tabiat busuk Arab Jahiliyah, dirinya menyaampaikan Anies Baswedan pun hanya sibuk melayani Bambang Widjojanto (BW) sebagai staf abal2 di TGUPP Gubernur DKI Jakarta.

“Hasilnya BW terkesan berlakon dan berdandan mirip “kambing gurun” yang kelaparan melahap fulus APBD tanpa memberi kontribusi konkret pada warga Jakarta.” tutur FA.

Terakhir FA menegaskan Anis Baswedan jangan pernah bermimpi jadi wapres apalagi Presiden 2024.

“Jadi sekali lg saya tegaskan, bung @aniesbaswedan jgn pernah bermimpi jd Wapres apalgi Presiden 2024. Saya salah satu WNI keturunan Arab akan melawan ambisi fiksi tersebut. Sebab sinisme di ekor matamu tersimpan dendam dan “syahwat” politik HTI dan PKS! Realitas Kebhinekaan menolakmu!” tutuonya tegas.

Penulis : Fitra

Editor : YES