IBC, SUBULUSSALAM – Dana desa dikucurkan bukanlah untuk memperkaya oknum kepala desa dan kroni-kroninya, tapi untuk meningkatkan pembangunan desa yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Beda dengan Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat, Kabupaten Subulussalam, yang mana warga setempat mengeluh atas dugaan korupsi dana desa disertai tidak sesuai spesifikasi.

Tokoh masyarakat, warga setempat yang berinisial JL menyampaikan Kepala Desa Lae Langge Ameran Manik sudah keterlaluan.

“Kepala Desa (Ameran Manik – red) kami memang sudah keterlaluan.” tegasnya saat diwawancarai Indonesia Berita Biro Subulussalam, Sabtu (15/6/2019).