Menjadi Referensi Mendunia

Dinilai Banyak Seremonial, Sekretaris DPC PPP Pertanyakan LPJ Pelalawan Tahun 2018

IBC, PELALAWAN – Sidang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pelalawan yang berlangsung pada Senin (17/6/2019) terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pelalawan tahun 2018 menyisakan tanda tanya.

Sidang paripurna yang hanya dihadiri sembilan belas anggota DPRD dari total 35 orang anggota DPRD Pelalawan berjalan lancar tanpa ada bantahan dari pihak legislatif terhadap LPJ eksekutif dalam hal ini kepala daerah kabupaten Pelalawan.

APBD 2018 sebesar 1,4 Triliun rupiah terealisasi sebesar 102% menurut data yang diperoleh dari staf ahli fraksi Madani banyak diantaranya terpakai untuk hal-hal yang bersifat seremonial.

Sekretaris DPC PPP kabupaten Pelalawan Rohiman menyampaikan sebagian satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berkenaan langsung terhadap masyarakat justru anggarannya terbilang kecil.

“Anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah menurut saya belum tepat sasaran. Banyak anggaran yang lebih besar diarahkan kepada kegiatan seremonial.” sebut sekretaris DPC PPP kabupaten Pelalawan Rohiman kepada Indonesia Berita Biro Pelalawan di Gedung DPRD, Senin (17/6/2019).

Dia menyinggung soal anggaran seperti dinas sosial yang dianggarkan sebesar Rp 6 Miliyar terealisasi sebesar Rp 5,5 miliyar banyak terpakai untuk kegiatan seperti Pelatihan dan Penyuluhan.

Pemulangan orang terlantar dianggarkan sebesar Rp 63.000.000 dengan realisasi sebesar Rp 58.000.000 . pembinaan gelandangan dan pengemis sebesar Rp 75.000.000 dengan realisasi sebesar Rp 36.000.000 juga dipertanyakan.

“Ini kita pertanyakan mana gelandangan dan pengemis yang dibina itu, bukti dilapngan masih banyak gelandangan dan pengemis kita lihat.” terang Rohiman.

Editor : YES

Komentar
Loading...