IBC, TALAUD – Pasca Idul Fitri 1440 H/2019 M dan cuti lebaran, keluarga besar Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud, mengundang seluruh unsur Forkopimda, para Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan berbagai elemen dalam acara Halal Bihalal yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud, Rabu (19/6/2019) kemarin.

Halal Bihalal Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud tahun ini mengusung tema ‘Merangkai Kebersamaan dalam Keberagaman untuk Mewujudkan Tanah Porodisa yang Sejahtera’.

Walaupun berlangsung sederhana, tetapi suasana kekeluargaan, kebersamaan, dan sinergitas begitu nampak pada setiap tamu undangan yang hadir pagi itu.

“Kita semua dapat bertemu disini, dalam kesempatan ini, kiranya kita terus menjalin silaturahmi. Melalui tema ini, kita dapat mewujudkan rasa kekeluargaan dan kerukunan yang erat di tanah Porodisa ini,” ungkap Kajari, mengawali sambutannya.

Sebagai Pejabat yang baru bertugas di tanah Porodisa ini, kata Kajari, mudah-mudahan kehadiran saya dan keluarga, serta jajaran Kejari Talaud, mendapatkan dukungan dari masyarakat Talaud.

“Saya mohon diterima di tanah Porodisa ini. Mudah-mudahan masyarakat dan pemerintah dapat menerima kami. Saya berharap kedepannya ada sinergitas dengan pemerintah daerah dan Forum Pimpinan Daerah untuk memberikan sumbangsi pikiran, tenaga untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat di tanah Porodisa ini,” harap Umar.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, mengatakan, hadirnya seluruh Forkopimda serta Bupati dan Wakil Bupati terpilih menjadi momentum untuk kembali membangun hubungan yang baik demi terwujudnya tema Halal Bihalal yang diusung Kejari Talaud.

“Selamat atas keberhasilan menunaikan ibadah puasa yang akhirnya membawa berkat yang luar biasa bagi jamaah dan bagi kami semua,” ucap Plt Bupati.

Dengan tema yang ada, dirinya menilai Kabupaten Kepulauan Talaud masih sangat kental dengan adat dan budayanya.

“Melalui Halal Bihalal ini, saya berharap, agar Pemerintah, Agama dan adat serta seluruh komponen masyarakat untuk terus menumbuhkembangkan kebersamaan dalam membangun daerah,” imbuhnya.

Mari kita membangun sebuah kebersamaan. Kondisi yang sudah ada hari ini yang sudah baik kita tingkatkan, yang belum atau yang salah kita perbaiki bersama.

“Tugas kita adalah melanjutkan pembangunan, jangan mundur. Dan tugas kita juga adalah memperbaiki yang masih salah,” tegas Tuange.

Tak lupa pula, dalam kesempatan itu, selaku Kepala Daerah yang memiliki banyak agenda dan kesibukan, Tuange meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Kajari dan jajarannya.

“Maafkan saya Pak Kajari dan seluruh keluarga besar Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud, ketika dalam menjalankan tugas saya sebagai pelaksana tugas bupati banyak hal-hal yang merupakan kealpaan saya. Saya mohon maaf pada kesempatan yang baik ini,” ungkapnya.

Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Talaud H. Yahya Pasiak bersama jajaran, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, sejumlah Tokoh Agama Muslim, para Perwira Staf dan anggota Kodim 1312/Talaud, serta pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Selain itu, hadir pula Bupati dan Wakil Bupati terpilih Elly Engelbert Lasut (E2L) dan Moktar Arunde Parapaga (MAP).

Editor: MAS