IBC, PELALAWAN – Polemik pemecatan direktur BUMD PD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan pada akhir Mei 2019 lalu menjadi topik hangat untuk diperbincangkan.

Semua terjadi begitu singkat, masa jabatan yang hanya berjalan selama tiga bulan dengan dasar pengangkatan melalui Perda Pelalawan dan dicopot dengan dasar Permendagri nomor 37 tahun 2018 dinilai Syafri sangat tidak relevan.

Menurut Syafri seperti yang dikutip dari laman tribun Pekanbaru [dot]com bahwa secara hierarki perundang-undangan kedudukan Perda lebih tinggi dibanding dengan Permendagri.