Menjadi Referensi Mendunia

Kuasa Hukum Pertanyakan Sikap Bupati Pelalawan Tidak Copot Kades Berstatus Tersangka

IBC, PELALAWAN – Kuasa hukum Jefridin, Enrizaneta,SH sebagai pelapor atas adanya dugaan penyalahgunaan jabatan oleh oknum Kepala Desa Sering Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau pada beberapa bulan lalu mengaku heran atas sikap Bupati Pelalawan yang belum juga mencopot Kades Sering dari jabatannya yang telah menyandang status sebagai tersangka sejak 11 Maret lalu di Polres Pelalawan.

“Kami pertanyakan sikap bupati Pelalawan yang belum juga memberhentikan kades Sering yang berstatus tersangka, ini bisa menggangu pelayanan pemerintahan desa terhadap masyarakat.” terang En selaku tim hukum Jefridin ketika dihubungi Indonesia Berita melalui seluler pada Kamis (20/6/2019) kemarin.

Dari keterangan kuasa hukum Jefridin, Enrizaneta bersama tim akan segera menyurati Bupati Pelalawan untuk segera memberhentikan kepala Desa Sering HM. Yunus Kacau. Menurutnya merujuk pada Pasal 42 UU No 06 tahun 2014, seorang kades yang sudah berstatus sebagai tersangka seharusnya diberhentikan sementara dari jabatannya agar tidak menggangu kinerja pemerintahan.

“Iya itukan bisa mengganggu nantinya, kami dalam waktu dekat akan segera menyurati bapak bupati Pelalawan untuk memberhentikan kades Sering dari jabatan sebagai Kades,” katanya.

Setda Pelalawan saat ditanyakan alasan Pemerintah Kabupaten belum memberhentikan HM. Yunus dari jabatannya mengarahkan jurnalis Indonesia Berita untuk menanyakan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa.

“Kalau itu langsung tanyakan ke dinas desa (DPMPD) aja ya,” jawabnya singkat melalui selulernya pada Rabu (19/06/2019).

Syahrial selaku koordinator tim hukum dari Jefridin mengatakan bahwa berkas perkara klienya sudah mau P21 dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri untuk segera dilimpahkan ke pengadilan negeri Pelalawan.

“Ia laporan kita sudah sampai dikejaksaan untuk segera P21, nantik kita sampaikan kelanjutannya ya,” jelasnya kepada Indonesia berita melalui pesan singkat melalui WhatsApp pada Kamis (20/06/2019).

Edifor : YES

Komentar
Loading...