IBC, MEDAN – Pantang menyerah memang sangat cocok disematkan untuk semua orang yang akan memualai karirnya di bidang bisnis, jatuh bangun dalam merintis usaha juga adalah hal yang wajar dialami oleh seorang entrepreneur.

Dimulai dari ketatnya persaingan bisnis, peluang bisnis yang sedikit, terjadinya kerugian hingga yang paling berat adalah tutupnya usaha yang kita jalani yang kerap kali membuat kita menjadi menyerah.

Hal ini bukanlah penghalang bagi Mega Mustika Berliani yang juga merupakan mahasiswi semester 8 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU).

Sebagai seorang mahasiswa, Mega juga tidak pernah melupakan perannya sebagai pelajar. Dirinya selalu menyeimbangkan antara urusan kuliah dan bisnisnya dan selama menjalani perkuliahannya Mega juga sudah membiayai dirinya sendiri karena ia tidak ingin membebani orang tuanya.

Mega juga selalu membagi hari-harinya dimana dari hari senin sampai jumat dia selalu fokuskan pada urusan perkuliahan dan weekend waktu nya untuk bisnisnya, walaupun terkadang diantara hari Senin sampai Jumat mau terpakai untuk urusan bisnisnya.

Namun hal itu tidak mengahalangi proses belajarnya di perkuliahan yang terbukti dengan Indeks Prestasi Kumulatif( IPK) yang dapat dikatakan tinggi yaitu 3,53.

Enterpreneur

Diawali di tahun 2015 silam anak dari pasangan Sugiarto dan Supinatun ini memulai bisnis nya dengan membuka sebuah salon yang dimana modal awal nya berasal dari uang tabungannya pribadi. Salon yang berlokasi di Jalan Klumpang Raya Pasar 3 ,ia buka bermula dari keterkarikannya terhadap dunia salon dan kecantikan, namun nasib berkata lain usaha yang dijalankannya selama setahun ini harus tutup dikarenakan kemalingan dan lokasi usahanya yang jauh dari daerah kampus.

Tidak pantang menyerah, Mega yang tetap ingin fokus didunia bisnis memulai usahanya kembali di tahun 2017 dengan melanjutkan usaha saudari kandungnya.

Pada Tahun 2017 Mega memulai kembali bisnis MUA yang sempat dijalani oleh saudari kandungnya yang kemudian ia ganti namanya, ia memulai dari hanya kawan ke kawan dan tidak secara prefesional dan selama setahun pula ia mengikuti kelas-kelas make-up untuk memantapkan skill make-up yang dimilikinya.

Tahun 2018 adalah tahun dimana mulai melakukan bisnis MUA nya secara prefesional dan dara cantik kelahrian Medan, 19 September 1997 ini juga mengepakkan bisnisnya dibidang jasa penyedia dekorasi pernikahan, yang dimana biasanaya ia selalu satu paketkan antara biaya MUA dan dekorasinya.

Paket yang disediakan berkisar harga dari 3 – 25 juta Rupiah yang dimana harga yang sangat murah.

“Harga murah bukan berarti hasil yang kita berikan murahan bukan? Lagian saya dibisnis ini tidak terlalu fokus pada profit yang sangat besar. Saya mengganggap ini sebagai sebuah sarana tempat berkreasi saya dan bentuk karya saya” ujar Mega yang kini juga sedang fokus skripsinya

Duta Wirausaha Putri USU

Selain sukses di bidang bisnis, Mega juga sukses meraih penghargaan Duta Wirausaha Putri USU 2018 yang dilaksanakan pada 29 november 2018. Pemilihan duta yang diselengarakan oleh Student

Enterpreneurship Center (SEC) USU ini sendiri bertujuan sebagai bentuk wujud nyata bahwa anak muda, juga bisa menjadi pengusaha yang sukses dan memotivasi anak muda untuk menjadi wirausahwan yang kreatif, inovatif dan dinamis. Selain itu mega juga keluar sebgai 1st Winner Of Scrabble Competion dan 1st Winner Best Stand Expo, penilaianya sendiri berdasarkan seberapa besar keberhasilan usaha yang dilakukan d an seberapa besar omset yang didapat.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya tidak sangka bisa keluar sebgai pemenang karena persaingan yang ketat, jumlah peserta yang ikut juga tidak tanggung ytanggung yaitu sebanyak 50 mahasiswa-I yang pasti nya memiliki usaha sendiri. Mega juga mengatakan bahwa seleksi yang dilakukan juga sangat ketat.

“ Saya tidak menyangka dapat meraih penghargaan sebagai Duta Wirausaha Putri USU 2018, karena saya melihat para nominasi yang ikut pemilihan tersebut juga sangat berpotensi menang dengan peserta yang juga tidak berasal darri starta 1 saja tetapi juga ada dari strata 2 juga yang punya peluang bisnis besar juga,” jelas Mega.

Saya juga berterimakasih kepada mama karena selalu mensupport saya dan menemani saya saat perlobaan.

Penulis : Christoper Siregar

Editor : YES