IBC, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang tak kunjung meningkat, membuat anak rantau angkat bicara.

“Tidak ada perkembangan yang singnifikan bagi Sumatera Barat semenjak Gubernur Irwan Prayitno menjabat,” ungkap Direktur Eksekutif Badan Koordinasi Nasional Lembaga Ekonomi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Bakornas LEMI PB HMI), Arven Marta kepada wartawan, Selasa (2/7/2019) di Jakarta.

Sebagai putra asli Sumatera Barat, Arven menilai Irwan Prayitno gagal dalam memimpin Sumatera Barat.

“Ini dibuktikan dengan 10 tahun masa jabatannya di Sumbar, tidak ada dampak yang begitu signigikan terhadap pembangunan serta pertumbuhan ekonomi,” tambah pria asal Pesisir Selatan ini.

Arven melanjutkan pembangunan infrastruktur selalu menjadi polemik.

“Sampai hari ini saja persoalan pembebasan tanah untuk pembangunan Tol Sumbar-Pekanbaru saja tidak selesai-selesai. Padahal pemerintah pusat sudah menganggarkan pembangunan tersebut dan seharusnya gubernur tinggal kordinasi dengan pemda setempat,” lanjutnya sambil mengkritik.

Padahal kita tahu jika jalan tol ini selesai, tambah Arven, akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.

“Padahal, sama-sama kita ketahui bahwa pembangunan Tol Sumbar-Pekanbaru sudah cukup lama namun tidak kunjung selesai. Atas dasar itu, saya meminta kepada KPK dan BPK serta Mabes Polri untuk memeriksa pembangunan proyek infrastruktur tol Sumbar-Pekanbaru,” tambahnya dengan tegas.

Menurut Arven jika hal tersebut tidak diindahkan, maka kami akan melakukan aksi demonstrasi demi pembangunan Sumbar dan Indonesia maju kedepannya.

“Jika tidak diindahkan, kami akan gelar aksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arven mengingatkan Gubernur Sumbar agar fokus menyelesaikan janji-janji kampanye nya, dan mengurangi pelesirannya keluar negeri.

“Hal ini tidak ada keuntungannya juga bagi Sumatera Barat,” pungkasnya.

Penulis : Zaki

Editor : YES