Menjadi Referensi Mendunia

Hanya 1 Jam Terduga Pelaku Pembunuh Pria di Bunut Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Pelalawan

IBC, PELALAWAN – Penemuan mayat pada Jum’at (5/7/2019) aiang tadi di Desa Petani Dusun Satu Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan oleh Polsek Bunut akhirnya mulai menemukan titik terang.

Penyebab matinya pria tersebut diduga dibunuh oleh rekan kerja korban yang merupakan kuli bangunan.

Korban diketahui bernama Arjuna alias Junjung Siregar (21 tahun) berdomisili di Jalan Ambisi Ujung kelurahan Kerinci Timur kecamatan Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan. Sedangkan terduga pelaku berinisial AM (45 tahun) yang juga berdomisili di Pangkalan Kerinci.

Tidak perlu waktu lama bagi Satreskrim Polres Pelalawan mengungkap pelaku. Setelah ditemukannya mayat pada pukul 14.09 wib, tim Buser dari Satreskrim Polres Pelalawan langsung menangkap terduga pelaku yang berdomisili di Jalan Ambisi Ujung sekitar pukul 16.00 wib.

Dari informasi dilapangan, pelaku bersama korban sekitar empat hari lalu setelah ditemukannya mayat,bersama-sama pergi ke Bunut untuk bekerja. Dari keterangan warga yang rumahnya tidak jauh dari rumah pelaku, bahwa pelaku mengajak korban Mandah selama tiga hari untuk melakukan pekerjaan bangunan di Bunut. Namun setelah tiga hari, pelaku kembali kerumah tidak bersama korban.

Ketika pihak keluarga menanyakan kepada pelaku keberadaan Korban, Pelaku menjawab korban (Arjuna) masih melakukan pekerjaan di Bunut. Tanpa ada kecurigaan semua menganggap korban dalam kondisi baik-baik saja.

Sampai akhirnya ditemukan mayat pria dan kedatangan tim Buser kerumah pelaku, barulah keluarga dan tetangga pelaku maupun korban tau bahwa Korban telah tewas dibunuh.

Namun apa motif pembunuhan sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan Polres Pelalawan sambil menunggu hasil visum di RS Bhayangkara Polda Riau.

Kapolsek Bunut AKP Benhardi membenarkan bahwa korban diduga mati dibunuh.

“Benar korban diduga mati dibunuh. Dan jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan otopsi.” katanya saat dihubungi Biro Indonesia Berita melalui telepon selulernya.

Editor : YES

Komentar
Loading...