IBC, KENDARI – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2019 digelar bersama kaum milenial dari kalangan pelajar setingkat SMA dan SMP di Kota Kendari. Dalam kesempatan ini pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari fokus pada kaum milenial agar menjauhi narkotika.

Kepala BNNK Kendari, Murniaty mengungkapkan momentum ini sangat penting. Selain sebagai media edukasi bagi para milenial tentang bahaya penggunaan narkotika, di sisi lain kegiatan bentuk komitmen BNN dalam upaya pemberantasan penggunaan narkotika yang rata-rata kasusnya banyak dari kalangan pelajar.

“Jadi, melihat trend kasus penyalahgunaan bahan adiktif di kalangan pelajar yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga harus ada upaya pencegahannya melalui pendekatan agar dapat menyelamatkan masa depan anak bangsa,” ungkap Murniaty saat ditemui di gedung pariwisata Provinsi Sultra, Selasa (9/07/2019).

Ia melanjutkan, pihaknya telah mencatat untuk periode 2018 hingga Juni 2019 telah ditemukan sebanyak 170 kasus penyalahgunaan bahan adiktif di kalangan pelajar.

“Penting kiranya harus ada kesadaran dari seluruh pihak untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkotika selain itu perlu ada regulasi yang mengatur hal ini,” imbuhnya.

Mengusung tema “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas”, pihak BNNK Kendari dalam peringatan HANI 2019 ini melibatkan para pelajar tingkat SMPN dan SMAN yang ada di Kota Kendari.

“Ada ratusan murid dari 18 sekolah baik dari SMA dan SMP di beberpa wilayah di Kendari. Kita bisa liat begitu meriahnya acara ini dimana ada pagelaran seni yang ditampilkan para murid-murid dari tiap sekolah dengan nyanyian kampanye milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas,” tandasnya.

 

Editor: MAS