IBC, TERNATE – Atmosfer kontestasi politik pemilihan walikota (pilwali) Kota Ternate periode 2020-2025 yang mulai terasa, mengundang para tokoh untuk segera ambil bagian pada sesi pemanasan menjadi orang nomor satu di Kota Ternate.

Salah satunya adalah sosok kharismatik Ruslan Bian. Digadang-gadang sebagai kandidat kompetitor pilwali, ia mengaku masih menunggu hasil survei bakal calon (balon) Walikota Kota Ternate 2020-2025.

“Tentunya kami dan teman-teman yang lain punya sikap yang sama, akan mengambil keputusan sesuai dengan kajian akademis. Apabila hasil survei menyatakan saya masuk dalam tiga besar, Inysa Allah saya menyatakan siap bertarung,” ungkapnya dengan nada optimis ketika ditemui Indonesia Berita, Rabu (10/0719) lalu di sela acara Bacarita Kota Ternate.

Menurut Ruslan, menerawang langkah pemimpin kedepan tidak cukup dari wujud visi misi para kandidat tapi juga tanggung jawab kepada masyarakat. Sebab, membangun Kota Ternate harus dimulai dengan kepedulian.

“Kalau mau bangun Kota Ini kita harus peduli dan juga harus dikontrol kalangan pemuda yang punya dasar epistimologi yang matang. Kalau didiamkan maka pemuda juga meligitimasi kehancuran kota ini,” sebutnya.

Selain mengapresiasi gelaran kegiatan yang digagas oleh KNPI Provinsi Maluku Utara, pada kesempatan itu Ruslan juga mengingatkan kepada anak muda yang ada di Kota Ternate agar tetap menjadi pengontrol siapa saja yang ingin menjadi pemimpin di Kota Ternate.

“Setiap langkah para calon ini menjadi catatan-catatan bagi anak muda, karena apapun permasalahan dan risiko bukan hanya kalangan tua yang dapat, tapi anak muda yang akan menerimah risiko itu,” ingatnya.

Sejauh ini, keseriusan Ruslan menatap pilwali ditunjukan dengan membangun komunikasi politik lintas partai.

“Kami sekarang melakukan konsolidasi dan bangun komunikasi politik dengan semua partai, walapun edingnya hanya mencukupi kursi tapi saya optimis,” tutupnya.

Editor : MAS