IBC, JAKARTA – Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangannya sebagai saksi atas kasus penerimaan gratifikasi suap anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso, Kamis (11/7/19).

Kehadiran Irwan Nasir  lebih dipercepat dari permohonan penundaan waktu yang diusulkan. Hal itu dibenarkan oleh Kabag Humas Sekdakab Kepulauan Meranti.

“Memang sebelumnya ada rencana permohonan penundaan, dalam rangka mempersiapkan dokumen yang di perlukan, tetapi ketika dokumen pendukung sudah lengkap langsung saja memenuhi pangilan,” kata Hery kepada Indonesia Berita melalui pesan singkat WhatsApp.

Irwan Nasir menjalani pemeriksaan selama 4 jam dalam kantor KPK. Ia diselisik terkait Dana Alokasi Khusus yang diduga merupakan salah satu sumber penerimaan gratifikasi Bowo Sidik.