IBC, JAKARTA – Pertemuan pertama kali antara Jokowi dan Prabowo pasca Pilpres 2049 di Mass Rapid Transit (Moda Raya Terpadu – MRT) untuk teeciptanya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bagi saya ini tak masalah dimana mereka berkomunikasi. Tapi intinya ada kesepakatan bersama dan purpose (tujuan) dapat dicapai. Terutama persatuan dan kesatuan bangsa.” ungkap Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie kepada Redaksi Indonesia Berita melalui rilisnya di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Jerry mencoba berikan akronim MRT yaitu Mari Rekonsiliasi Terbuka.

“Bagus juga di MRT, hal ini dilakukan Jokowi untuk memberikan sign sebuah keakraban tanpa ada perbedaan, Dengan dipilihnya stasiun MRT dan serta di atas kereta, seperti Presiden terpilih ingin memperlihatkan akan achiavement (pencapaiannya), selama ini. Apalagi Pranowo belum mencoba MRT ini.” jelasnya.

Menurut Jerry dimana pun tempat rekonsiliasi  terjadi tidak jadi persoalan berarti.