IBC, LAMPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengikuti rapat bersama Diskominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama yang dipimpin Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika (Diskomimfotik) Lampung, di ruang rapat Kantor Diskominfotik setempat, Senin (15/7/2019).

Rapat ini digelar dalam rangka sinkronisasi program pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota di Provinsi berjuluk Gerbang Sumatera itu, khususnya terkait sistem pemerintahan berbasis elektronik menuju smart city atau kota pintar,

Sanny Lumi selaku Kadis Kominfo Lampura, melalui Rince Anora selaku Kasi Pengelolaan Informasi mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kita mengapresiasi kegiatan ini, karena dengan demikian dapat diketahui sejauh mana usaha-usaha yang dilakukan dalam rangka mewujudkan “Good Goverment“. Seperti sering didengungkan oleh Presiden kita, Bapak Joko Widodo,” kata Sanny Lumi.

Sesuai dengan program yang akan diusung kepemimpinan baru di Lampung itu, Gubernur Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim, arah pembangunan menuju good goverment akan dilaksanakan melalui smart city. Oleh karenanya, pemerintah daerah akan berupaya mewujudkannya melalui program-program berbasis elektronik yang telah dilakukan sebelumnya. Seperti e-budgeting dan e-planning yang mulai diselenggarakan di lingkup Pemkab Lampura, sebagai salah satu dari tujuh Kabupaten/Kota se-Lampung yang mulai menerapkannya pada 2018 lalu.

“Dalam proses pembangunan yang berkaitan dengan pangkalan data atau pusat data berbasis elektronik. Guna mendukung program smart city sebagaimana arahan dari Kepmendagri. Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik serta bermuara pada pelayanan publik prima, seperti e-KTP, perizinan dan pelayanan dibutuhkan masyarakat lainnya,” terangnya.

Sehingga, lanjut dia, pelayanan diberikan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat dan transparan. Dan efeknya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, melalui tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

“Kalau di tempat kita tahun lalu telah mulai diterapkan, seperti di Diskominfo Lampura misalnya. Semua sistem pembayaran melalui sistem elektronik, tidak ada lagi tunai. Termasuk cara pembayarannya langsung dengan perusahaan media. Hal ini dilaksanakan untuk mengurangi potensi korupsi,” pungkasnya.

Editor: MAS