IBC, MERANTI – Rita Mariana alias Laura Binti Muhamad Yanis (40), istri oknum polisi berpangkat Perwira yang nyaris jadi amukan warga Kampung Baru Kelurahan Selatpanjang Selatan (9/7/19) lalu, sudah menjalani pemeriksaan di Mapolres Kepulauan Meranti, dan dari hasil tes urin positif mengandung zat methampetamine.

Hal ini dibenarkan Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, melalui Kasubag Humas Polres Kepulauan Meranti mengatakan, kejadian yang berawal dari sebuah pesan singkat melalui masanger Rita kepada ketua RT setempat Irwanto, yang mengatakan di lingkungan kontrakan tempat tinggalnya tersebut banyak pemakai narkoba, Selasa (16/07/19).

“Bukannya di Kampung Baru ini sarangnya bahkan yang di depan itu banyak pemakai yang nongkrong,” isi masanger Rita.

Selain melakukan tindakan pengamanan terhadap Rita dari amukan warga, Kapolres juga memerintahkan anggota Sat Resnarkoba mendalami kasus tersebut sesuai dengan yang diinginkan warga untuk dilakukan tes urine pada yang bersangkutan.

“Saya sudah meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan hal melanggar hukum. Terkait permintaan masyarakat agar Rita meninggalkan Kampung Baru dan dilakukan tes urin, karena dicurigai sebagai pengedar dan pengguna narkoba sudah dilakukan. Dan dari hasil pengecekan didapati hasil bahwa urinenya positif mengandung zat methampetamine,” ungkap La Ode.

Mendapati hasil test urin tersebut pihak kepolisian melakukan pengembangan kasus lebih lanjut, dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat Yasmin Ardi, polisi melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tempat tinggal Rita yang beralamat di Jalan Cempaka, Kelurahan Selatpanjang Selatan.

Dan dengan adanya penggeledahan tersebut maka ditemukan beberapa barang bukti yaitu, lebih kurang 1/4 butir diduga narkotika jenis pil ekstasi kondisi tidak utuh/sudah jadi serbuk, 2 buah plastik klep berwarna bening diduga berisikan sisa pemakaian Narkotika jenis shabu-shabu, 2 buah mancis, 4 buah pipet plastik, 1 buah kaca pire, dan 3 buah sumbu kompor yang terbuat dari timah rokok.

Menurut pengakuan RM kepada penyidik, terkait ditemukan barang bukti dari penggeledahan tersebut, 1/4 butir pil ekstasi itu didapatkan dari temannya Mj yang beralamat Jalan Dorak, Selatpanjang. Sedangkan barang bukti lain, RM mengatakan bekas alat untuk menggunakan/pemakaian Narkotika jenis shabu-shabu yang digunakan sekitar 3 bulan yang lalu.

Dari hasil keterangan tersebut, Kapolres Kepulauan Meranti memerintahkan agar dilakukan pengembangan kepada yang bersangkutan dan dilakukan proses penyelidikan serta penyidikan.

Reporter: Noeradi

Editor: MAS