IBC, JAKARTA – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membeberkan modus sindikat pengedar narkoba jaringan Malaysia-Jakarta.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang berinisial HA (26), AR (20), PA (49), dan SB (37) dan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Kompol M Marbun mengatakan pengungkapan kasus narkoba jaringan internasional tersebut berawal dari informasi masyarakat. Keempat tersangka mengirimkan sabu ke kawasan Jakarta melalui perjalanan laut agar tidak terdeteksi.

Ia menambahkan untuk mengelabui petugas, para tersangka memasukan sabu dibalik rangka dashboard kendaraan yang dikendarai oleh pelaku dan disinyalir jaringan tersebut diduga mengedarkan sabu secara Internasional.

“Ini adalah jaringan dari Malaysia ke Jakarta. Disinyalir ini adalah jaringan Internasional. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, 30 Kilogram sabu, 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia, 1 (satu) unit mobil Toyota Inova, 2 (dua) buah tas jinjing.” ujar Kompol Marbun, Selasa (16/7/2019) lalu.

Kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arief Oktora menjelaskan, penangkapan empat tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya yang menyita 120 kilogram sabu. Dari pengembangan itu, anggotanya melakukan penyelidikan selama kurang lebih tiga bulan hingga akhirnya dapat di ketahui identitas pelaku bandar dan kurir.

“Kami lakukan penyelidikan selama tiga bulan, kemudian kami lakukan pembututan di pinggiran sungai di kawasan Dumai.” jelas AKP Arief.

Masih lanjutnya, setelah sempat terjadi kejar-kejaran, petugas berhasil mengamankan tiga pengedar narkoba jenis sabu-sabu jaringan Internasional.

“Tersangka inisial HO ( 26), AR (20), dan PA (49 ) bersama barang bukti sebanyak 3 (tiga) tas berisi puluhan paket besar narkotika jenis sabu berhasil diamankan,” lanjutnya.

Masih katakannya, dari keterangan tiga tersangka dilakukan pengembangan. Berdasarkan hasil introgasi dari ketiga tersangka, barang bukti tersebut akan diserahkan oleh SB.

“Tersangka SB kita tangkap di Simpang Tiga Pekanbaru, Riau. Dari keterangan SB, barang bukti 30 kilogram tersebut untuk diedarkan ke Jakarta atas perintah MB yang kini masih dalam pengejaran,” papar Arief.

Adapun modus operandi para tersangka ini yakni PA dihubungi oleh AT (DPO) dengan cara menelpon untuk menerima barang haram dari kapal ikan dipinggiran sungai kawasan Dumai. AT pun merintahkan PA agar mobil dimodifikasi. Bukan hanya PA, AT pun merintahkan HA dan AR untuk memodifikasi mobil untuk mengambil barang haram tersebut.

“Modus mereka (tersangka -red) melakukan berbagai modif. Untuk mengelabui petugas, mereka memasukan sabu di balik rangka Dashboard kendaraan yang di kendarai oleh pelaku,” kata Arief.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Penulis : IS

Editor: YES