IBC, JAKARTA – Memasuki hari ke sepuluh, Dapur Umum Tagana Sudin Sosial Jakarta Barat yang terletak di halaman belakang Kantor Wali Kota Jakarta Barat masih ‘mengebul’. Dari sinilah, ribuan makanan siap saji untuk pengungsi pencari suaka di siapkan.

Setidaknya terdapat dua puluh petugas bahu-membahu di dalam tenda yang luasnya kurang lebih 16 x 4 meter, mereka persiapkan sedikitnya 1.300 kotak dalam sekali masak. Beberapa di antaranya mengerjakan tugas berbeda.

“Ada tugas menyiapkan boknya, merebus telur, mengupas telur, masak tahu, membersihkan ayam, memasak daging ayam, menanak nasi. Kami mulai masak dari jam 05.30 Wib pagi. Kalau untuk sore, kami mulai sekitar jam 12.30 Wib siang,” terang Ketua Tagana Jakarta Barat, Idris, saat di mintai keterangannya, Sabtu (20/07/2019).

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah telah melakukan beberapa kali kunjungan ke dapur umum. Kunjungannya Irmansyah tersebut dalam rangka monitoring kesiapan yang di lakukan oleh Sudin Sosial Jakarta Barat.

“Saya selalu ingin tahu bagaimana kesiapan kita. Saya monitoring bagaimana dukungan dapur umum yang di lakukan oleh Sudin Sosial Jakarta Barat,” ungkap Irmansyah saat meninjau Dapur Umum, Jum’at (19/07/2019).

Ia pun tak segan menyicip menu masakannya untuk memastikan rasanya, mengingat beberapa waktu lalu pernah ada pencari suaka yang komplain dengan rasa masakannya. “Saya coba makanannya, ternyata enak,” pungkas Irmansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Irmansyah juga memberikan apresiasi kepada petugas atas upayanya selama hampir sepuluh hari. “Saya sangat berterimakasih kepada mereka, karena sudah sembilan hari mereka masak terus dan angkanya bukan lagi ratusan, tapi ribuan. Itu bukan sederhana,” tutur Irmansyah.

“Ini adalah menjadi bagian ladang amal kita semua, insya ALLAH semoga menjadi pahala. Saya beri semangat, karena melakukan kegiatan sosial harus dengan semangat spiritual. Mungkin saja mereka sudah capek, tapi masih saja di komplain sama pencari suaka,” tutupnya.

Sebagai informasi, Dapur Umum Tagana Sudin Sosial Jakarta Barat, tiap harinya menyiapkan 2.600 boks nasi, untuk kebutuhan pangan pengungsi pencari suaka. Dalam sehari, mereka menyalurkan 1.300 boks pada siang dan sore hari. Angka tersebut menyesuaikan jumlah pengungsi yang kian bertambah.

Penulis : IS

Editor : MAS