IBC, ANDOLO – Sebanyak 720 Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menerima buku tabungan, penerima ini secara merata yang berada di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Buku tabungan ini langsung diserahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) penyediaan perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara, bertempat di salah satu lapangan yang berada di Desa Asingi, Kecamatann Konsel.

“Jadi di tahun 2019, Kabupaten Konawe Selatan mendapatkan 720 unit bantuan rumah swadaya yang tersebar di 7 kecamatan serta 21 desa dan kelurahan,” ungkap Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Sultra Eka Rahendra saat ditemui di lokasi acara, Senin (22/7/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa, SNVT adalah perpanjangan tangan Kementerian PUPR RI untuk melaksanakan kegiatan bedah rumah bantuan sosial untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar memiliki rumah yang layak huni.

Sementara itu di tempat yang sama hal senada diungkapkan oleh Kepala PPK Rumah Swadaya SNVT Sultra Musniar Silondae, menurutnya pihaknya di tahap awal ini akan menyerahkan buku tabungan sebanyak 460 dan selanjutnya akan diserahkan secara keseluruhan pada tahap kedua.

“Baru sebanyak 460 yang kami salurkan pada tahap pertama ini, dan untuk sisa dari total semuanya akan diserahkan pada tahan kedua nanti,” bebernya.

Kepala PPK ini menjelaskan, pihaknya hanya bertugas sebagai penyalur bantuan saja. Sedangkan persoalan teknis pekerjaan akan diserahkan sepenuhnya ke masyarakat dengan kordinasi dengan tenaga teknis dari instansi terkait serta jajaran pemerintah setempat.

“Sebagai PPK, kami hanya sebagai penyalur bantuan saja, selanjutnya kami serahkan ke masyarakat penerima bantuan, mulai dari perencanaan, pelaksanaannya dan pengawasan oleh masyarakat, dan ada tim teknis dari instansi terkait, serta dari camat, dari segi pengawasan, sosialisasi pengendalian kegiatan,” tambahnya.

Lebih rinci Musniar menyebut, seluruh masyarakat penerimaan BSPS masing-masing mendapatkan dana sebesar 17.500 Juta per unitnya.

“Kita alokasikan itu Rp 17.500.000 per unitnya, dimana untuk dana bahan bangunan sebanyak Rp 15.000.000 dan untuk biaya pekerja sebesar Rp 2.500.000,” kata Musniar.

Kendati demikian, dengan jumlah penerima BSPS saat ini, pihaknya mencatat masih belum memenuhi jumlah rumah yang layak huni yang berada di Kabupaten Konsel.

“Saat ini di kabupaten Konsel jumlah rumah 9000 unit tidak layak huni, dari penerimaan yang sudah ada, sisanya kita berharap bukan hanya dari BSPS saja tapi masih ada pihak lain baik dari Pemda atau Pemprov untuk pemantaasan rumah tidak layak huni,” harapnya.

Musniar juga berharap kepada seluruh penerima bantuan, agar dapat memanfaatkan seluruh nya untuk membantu mereka dalam mendapatkan hunian yang layak dan nyaman.

“Kita berharap bisa memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya, rumah ini bisa menjadi layak huni dan dapat ditempati, sesuai dengan program nawa cita Presiden Joko Widodo,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam acara serah terima ini turut dihadiri Bupati Konsel, Kepala Bank Sultra Cabang Tinanggea sebagai Bank penyalur, tokoh adat, serta seluruh mamasyarakat penerima BSPS.

Penulis : Burhanuddin

Editor: MAS