IBC, SLEMAN – Upaya pemajuan kebudayaan merupakan gotong royong segenap elemen bangsa. Kaum muda Indonesia memiliki peranan penting dalam upaya pelindungan, pengembangan, pembinaan, serta pemanfaatan kebudayaan nasional, khususnya dalam menyambut era industri 4.0.

“Maju mundurnya kebudayaan tergantung Saudara semua. Dan Kemah Budaya ini menjadi titik tolak untuk memajukan kebudayaan kita,” disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, saat membuka Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM), diselenggarakan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, di Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (21/7/2019).

Mendikbud berharap agar kaum muda yang berkumpul dalam KBKM dapat saling bertukar pengalaman baik, berkarya, dan membangun jaringan nasional. “Bangun jaringan dari Prambanan ini. Kalau perlu Anda membuat semacam kelompok atau gerakan dari Prambanan ini untuk seluruh Indonesia,” pesan Muhadjir.

Untuk kemudian, kaum muda dapat mempelopori pembangunan nasional berbasis kebudayaan di wilayahnya masing-masing. “Anak muda energinya masih melimpah, daya imajinasinya masih tajam, kemudian punya daya jelajah yang sangat luas. Sehingga itu menjadi modal untuk berkarya yang baik, yang monumental,” tuturnya.

Kompetisi yang terjadi dalam KBKM, pesan Mendikbud, hendaknya dapat difokuskan kepada upaya menumbuhkan semangat berkolaborasi.

“Indonesia ini akan menjadi negara kuat, berkembang menjadi bangsa yang maju, kalau kaum mudanya tidak sekadar mengedepankan kompetisi. Tetapi juga mengembangkan kolaborasi, kebersamaan, dan jaringan-jaringan yang besar seluruh tanah air,” ujar dia.

Kemah Budaya Kaum Muda merupakan platform kerja yang menghimpun kaum muda berusia 18 – 28 tahun untuk turut serta menjawab berbagai tantangan pemajuan kebudayaan dengan memanfaatkan sains (science), teknologi (technology), rekayasa (engineering), seni (art), dan matematika (STEAM).

Diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan pada tanggal 21 sampai dengan 25 Juli 2019, KBKM pertama ini mengambil tajuk “Kaum Muda Berkarya, Indonesia Bahagia”.

Editor : DR