IBC, TALAUD – Sehari setelah dirinya menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pelaksana harian (Plh) Bupati Kepulauan Talaud, Adolf Binilang langsung mengadakan rapat bersama sejumlah Pejabat dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud (Pemkab Talaud).

Rapat tertutup yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut, menurut Binilang adalah agenda biasa saja.

“Oh rapat tadi itu, nyanda (tidak – red) bahas yang lain-lain. Dorang cuma datang (para pejabat – red) hanya datang untuk melakukan pengecekan saja. Ya mengecek saja,” ujar Binilang, ketika ditemui Indonesia Berita diruang kerjanya, Senin (22/7/2019) sore.

Namun disela-sela rapat tersebut, ada yang menarik. Sekitar Pukul 17.15 Wita, Adolf Binilang keluar dari ruangan rapat dan mengangkat telepon dari salah satu pejabat yang diduga adalah pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut).

Berdasarkan hasil percakapan antara keduanya, Pejabat tersebut mengatakan soal kepastian SK Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Talaud terpilih, yang sudah terbit.

“Pak, itu SK pelantikannya sudah ada. Tapi untuk kapan waktunya, dimana tempatnya, masih kita atur. Bapak tetap bekerja saja seperti biasanya. Dan tetap jaga situasi dan kondisi di Talaud agar tetap kondusif,” kata Pejabat tersebut kepada Binilang, yang tanpa disadari percakapan tersebut dalam posisi Handphone di Loudspekaer (pengeras suara sedang aktif – red).

Binilang pun, merespon percakapan itu dengan cukup serius.

“Iya baik Pak. Siap, siap dilaksanakan,” jawab Binilang ditelponnya

Untuk memastikan kebenaran apakah dirinya ditelpon oleh pihak Pemprov atau bukan, Indonesia Berita mencoba untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun setelah dikonfirmasi, dirinya membantah hal tersebut.

“Oh itu.. telponnya dari asisten I Pemkab Talaud,” kata Binilang saat diwawancarai.

Ketika ditanya lagi, apa benar itu bukan panggilan telpon dari Asisten I Pemprov Sulut, tiba-tiba Ia menjawab dengan jawaban yang berbeda lagi.

Kata Dia, panggilan telepon yang diterimanya sore itu, berasal dari teman dekatnya.

“Oh.. bukan, bukan. Itu dari teman saya di Kiama,” ucap Binilang

Terkait isu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Talaud terpilih periode 2019 – 2024, Elly Engelbert Lasut dan Moktar Arunde Parapaga, dirinya mengaku belum mendapat bocoran terkait kepastian kapan akan dilaksanakan pelantikan tersebut.

“Belum.. belum.. kita masih menunggu. Pelantikan itu kewenangannya Mendagri dan Pemprov,” terang Binilang

Menurutnya, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yang baru, bukanlah hak Pemkab melainkan kewenangan Pemerintah Provinsi dan Kemendagri.

“Oh.. itu bukan torang (kita – red) yang memastikan akan dilantik atau seperti apa. Karena sudah kewenangan Pemerintah Pusat dan Provinsi. Kita menunggu beritanya. Kita tunggu saja, dan kapan saja kita diingatkan,” tuturnya

Katanya lagi, soal pelantikan tersebut, dirinya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pemprov Sulut.

“Soal pelantikan itu.. kalau torang (kita – red) belum tau. Torang diperintah untuk menunggu informasi lebih lanjut,” pungkasnya.

Namun dirinya memastikan, apabila SK sudah ada, dalam waktu dekat ini dirinya akan segera berangkat ke Manado untuk mempersiapkan agenda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

“Apabila SK Pelantikan sudah ada, rencananya dalam waktu dekat saya akan ke Manado. Iya.. Itu tugas saya, salah satunya itu. Agar pelaksanannya lancar,” bebernya.

Binilang menambahkan, untuk kesiapan Pemerintah terkait persiapan Pelantikan Bupati yang baru, sejauh ini Pemkab Talaud terus melakukan persiapan dan mempersiapkan agenda pelantikan dengan matang.

“Dari Pemerintah sudah sangat siap. Untuk pelantikan memang sesuai prosedur tetap dilaksanakan di Pemprov (Manado – red). Makanya dorang (pejabat lain) sudah berada di Manado, untuk persiapan pelantikan,” tutupnya.

Editor : MAS