IBC, TOLITOLI – Jamaah Calon Haji (JCH) untuk musim Haji Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi asal Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dilepas oleh Wakil Bupati setempat, H. Abdul Rahman H Budding bertempat di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji (PPIH), Rabu (24/7/2019).

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Ihsan Lamaming, diketahui JCH asal Kabupaten Tolitoli terdaftar sebanyak 201 orang. terdiri dari laki-laki sebanyak 71 orang dan wanita 130 orang.

“Berdasarkan urutan nomor porsi jatah Provinsi Sulawesi Tengah, Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Tolitoli terdaftar sebanyak 201 orang. terdiri dari laki-laki sebanyak 71 orang dan wanita 130 orang.Berdasarkan Usia, dari keseluruhan JCH Kabupaten Tolitoli, yang tertua berumur 91 Tahun, dan termuda berumur 22 tahun,” kata Ihsan Lamaming.

Ihsan menjelaskan, JCH asal Kabupaten Tolitoli terdiri dari 18 regu dan bergabung dengan JCH dari Kota Palu, Kabupaten Buol, Kabupaten Sigi dan dari Balikpapan yang akan diberangkatkan pada kelompok terbang (kloter) 11. Sedangkan untuk untuk petugas haji yang berangkat sebanyak 4 orang.

“Mereka akan berangkat ke Palu pada hari Sabtu, 27 Juli 2019 dengan menggunakan transportasi darat (mobil) yang sudah disiapkan oleh PPIH. Dari Palu seluruh JCH menuju Kota Balikpapan Kalimantan Timur pada hari Senin tanggal 29 Juli 2019 menggunakan pesawat. Dan pada hari Selasa, akan diberangkatkan ke Jeddah melalui Bandar Udara Embarkasi Balikpapan,” terangnya

Ihsan Lamaming juga menyampaikan bahwa, seluruh JCH Kabupaten Tolitoli menerima dana Hibah dari pemerintah sebesar Rp 250 juta yang digunakan untuk biaya perjalanan domestik haji dari Kabupaten Tolitoli menuju Kota Palu hingga Balikpapan.

Sementara itu Wakil Bupati Tolitoli, Abdul Rahman Hi Budding menyampaikan kepada seluruh JCH untuk menjadikan sifat tabah, sabar dan tawakal sebagai bekal yang baik dan benar, karena sifat-sifat tersebut sangat diperlukan seseorang dalam melakukan ritual ibadah haji dan Insya Allah akan mengantarkannya menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.

“Kondisi di tanah suci Mekkah tidak sama dengan kondisi di daerah kita. Untuk itu selain harus mematuhi segala aturan yang berlaku di sana, serta mengikuti segala arahan dan petunjuk petugas haji, jadikan sifat tabah, sabar dan tawakal sebagai bekal,” ucapnya.

Abdul Rahman berharap, agar JCH asal Tolitoli selalu kompak, menjaga semangat kebersamaan dan senantiasa saling mengingatkan. Kepada pimpinan rombongan maupun petugas haji yang mendampingi, juga diharapkan benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk membantu dan membimbing seluruh jamaah.

“Saat beribadah di tanah suci nanti, jangan lupa untuk mendoakan seluruh masyarakat di Kabupaten Tolitoli ini, agar selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi berkah bagi daerah,” pesannya.

Pelepasan JCH Kabupaten Tolitoli itu, dihadiri oleh Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Para Staf Ahli Bupati, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Muh Nur Munawar, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, Pengurus dan Anggota IPHI Kabupaten Tolitoli, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tolitoli, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan.

Editor: MAS