IBC, ACEH TIMUR – Puluhan massa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Aceh Timur bersama masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT Medco E&P Malaka, Rabu (24/7/2019).

Mereka menuntut pihak perusahaan migas ini untuk segera menyelesaikan pembayaran tanah milik masyarakat yang berlokasi di Desa Buket Dendeng Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Pasalnya, tanah tersebut masuk dalam lokasi pengeboran minyak perusahaan sejak tahun 2012 lalu.

“Kami minta PT Medco E&P Malaka untuk segera menyelesaikan pembayaran tanah milik masyarakat yang berlokasi di Desa Buket Dendeng, Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur yang telah digunakan sejak 2012,” ucap Zulkifli dalam orasinya selaku koordinator aksi.

Zukifli juga meminta, agar Badan Pengawasan Migas Aceh (BPMA) memihak kepada rakyat sebagai upaya memakmurkan rakyat dari hasil pengolahan Migas.

“Apabila BPMA melindungi perusahaan migas dalam menjarah kekayaan alam Aceh hanya untuk mencari untung sebanyak-banyaknya, kami meminta kepada Plt Gubernur Aceh untuk membubarkan BPMA,” kecamnya.

Saat demonstrasi ini berlangsung, tidak satupun dari pihak PT PT Medco E&P Malaka menyambangi Zulkufli dan kawan-kawan. Usai berorasi, massa langsung membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke tempat masing-masing.

Hingga berita ini ditayangkan pihak perusahaan tidak menanggapi upaya konfirmasi dari Indonesia Berita.

Penulis: Iqbal

Redaktur: MAS