IBC, KONAWE – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali diluncurkan di salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Konawe menjadi kabupaten ketiga yang menerima bantuan dari program Nawacita Presiden Joko widodo yakni Program Satu Juta unit rumah.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melalui Satuan Kerja Non vertikal Tertentu (SNVT) penyediaan perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara, telah menyalurkan BSPS di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Muna sebanyak 1200 unit dan Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 720 unit.

Tercatat, sebanyak 150 warga asal Kabupaten Konawe yang berhak menerima BSPS di tahun 2019, telah menerima buku tabungan BSPS.

Serah terima ini turut dihadiri Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Sultra, H. Eka Rahendra serta masyarakat penerima bantuan perumahan.

Di hadapan masyarakat, Gusli sangat menyambut baik program ini, sebab program ini sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu membangun rumah layak huni.

“Program ini sangat membantu, semoga masyarakat bisa membangun rumah yang bisa nyaman dan layak untuk dihuni,” ungkap Gusli setelah serah terima buku tabungan BSPS di Aula Ponggawa Kantor Bupati Konawe, Kamis (25/7/2019).

Kendati demikian Wakil Bupati Konawe ini menuturkan, saat ini Kabupaten Konawe masih memiliki 9850 rumah yang belum tersentuh dan tidak layak huni.

“Semoga tahun depan masalah rumah tidak layak huni di Kabupaten Konawe bisa teratasi dengan adanya program BSPS ini,” harap Gusli Topas.

Sementara itu, hal senada diungkapkan Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Sultra, Eka Rahendra, pihaknya saat ini berupaya menutaskan salah satu program Nawacita Presiden Joko Widodo guna mengatasi masalah rumah tidak layak huni di seluruh penjuru Indonesia, salah satunya Sultra.

“Jadi, di tahun 2019, Kabupaten Konawe mendapatkan 150 unit bantuan rumah swadaya yang tersebar di 4 kecamatan serta 7 desa,” ungkap Eka Rahendra.

Eka Rahendra menambahkan, guna memastikan pengawasan dan teknis penyaluran dana bantuan bisa berjalan baik, pihaknya telah berkordinasi dengan Kejakasaan, Bank Sultra serta OPD terkait.

“Kita telah bekerjasama dengan pihak Bank Sultra sebagai bank penyalur, untuk pengawasan ada Kejakasaan dan persoalan teknis dilapangan ada Dinas PU Kabupaten setempat,” tandasnya.

Untuk diketahui, besaran BSPS yang diberikan kepada setiap penerima berjumlah Rp 17,5 juta dengan rincian Rp15 juta untuk material bangunan, dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.

Editor: MAS