IBC, JAKARTA – Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S. Sirait meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soewarno bertanggungjawab atas padamnya listrik di Jawa-Bali selama dua hari lalu.

Ia berharap para menteri yang mengurus masalah listrik jangan saling lempar tanggung jawab. Hal tersebut disampaikan Viktor menanggapi pernyataan Jonan yang menyebut masalah padamnya listrik bukan tanggung jawabnya dan meminta masyarakat menggugat PLN.

Menurutnya, pernyataan Jonan itu tak bijaksana sebagai menteri yang juga mengurusi masalah kelistrikan di Indonesia.

“Tak boleh lepas tanggung jawab dan menyerahkan sepenuhnya ke masyarakat untuk menggugat PLN. Jonan juga tak bisa melempar tanggung jawab dengan menyebut PLN itu tanggung jawab kementerian BUMN,” ujar Viktor melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (6/8/2019).

Lebih lanjut ia menyampaikan, Kementerian ESDM bagian dari pemerintah yang juga harus bertanggungjawab mengatasi persoalan yang ada terutama masalah kelistrikan. Menurutnya, Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, dan PLN harus punya sinergi yang baik agar persoalan ini tak terulang kembali.

“Kalau hanya berdiri sendiri-sendiri tanpa ada sinergi dan konektivitas, rasanya kurang tepat duduk di situ sebagai menteri,” tutur Viktor.

Ketum Bara JP yang baru terpilih tersebut juga memberikan contoh, di negara lain, seperti di Taiwan dan Korea Selatan beberapa tahun lalu, kejadian pemadaman mendadak juga terjadi, dan menteri yang membidangi kelistrikan langsung mundur sebagai bentuk tanggungjawab.

“Di sini, bukannya mundur, malah saling lempar tanggung jawab, padahal pengguna listrik, masyarakat sangat dirugikan, secara bisnis para pengusaha rugi triliunan akibat pemadaman ini selama dua hari,” beber dia.

Ia juga mengharapkan, Presiden Jokowi dalam menyusun kabinet ke depan melihat kembali track record calon menteri yang punya kemampuan di bidangnya, dan juga harus penya sinergi satu sama lain, tidak lempar tanggungjawab.

Seperti diketahui, saat terjadi pemadaman mendadak Minggu, (4/8/2019), banyak warganet protes kepada Jonan di Instagram. “Digugat aja PLN,” ujar Jonan berkomentar di akun Instagramnya, Minggu, 4 Agustus 2019.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silakan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggung jawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan.

Editor : MJ