IBC, BELAWAN – Seorang dari tiga tersangka curanmor bersenjata sepesialis R4 nampak terpincang-pincang disaat Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan memaparkan tindak pidana yang mereka perbuat.

Diketahui bahwa penyebab dari pincangnya kaki salah seorang dari tiga tersangka tersebut dikarenakan tembakan terarah ke kaki tersangka dari petugas kepolisian.

Pelaku ditembak di kaki sebelah kanan dikarenakan pelaku mencoba melarikan diri disaat petugas kepolisian melakukan pengembangan penyelidikan.

“Akibat mencoba melarikan diri dari petugas, petugas terpaksa menembak kaki tersangka ini,” ucap Ikhwan.

Berlokasi di Mako Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (7/8/2019) Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan bahwa pelaku yang ditembak di kakinya tersebut bernama Misdi. Selain Misdi ada dua rekan tersangka yang ikut diamankan, Didi (36) Adi (45).

Mereka bertiga ditangkap pada Kamis (06/08) sekira pukul 00:30 WIB di sebuah rumah di Desa Tani, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Penangkapan pelaku diawali dari laporan warga.

“Adapun barang bukti yang ikut diamankan, satu pucuk senpi rakitan, dua pucuk softgun, satu buah kunci T, tiga gagang kunci T, 24 anak kunci T, tiga set plat nomor polisi, 15 butir amunisi aktif, dua buah tabung gas softgun, satu buah gunting besi, satu buah alat hisap bong, dan satu unit mobil xenia. Keterangan ketiga tersangka dari hasil introgasi yang di lakukan, meraka mengakui senjata api rakitan tersebut diperoleh dari inisial “S” dengan cara membelinya seharga satu juta rupiah per pucuk. Para tersangka mengakui bahwa mereka telah melakukan pencurian tiga unit kedaraan R4 jenis mitsubishi L-300 dari tempat berbeda, yang keseluruhannya masih di wilayah hukum kabupaten deli serdang,” papar Ikhwan.

Tersangka diduga melanggar pasal 1 ayat 1 Undang undang darurat nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman pidana penjara selama dua puluh tahun.

Penulis  : Rj

Editor : MAS