IBC, BOLMONG – Kobaran api dengan cepat melahap lahan kering yang berada di perbukitan, tepatnya dibatas antara Desa Tuyat dan Desa Tandu, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (7/8/2019) kemarin.

Pusdalob BPBD Bolmong menyebutkan, titip api mulai terlihat sekitar Pukul 18.30 Wita, dari laporan yang masuk.

Petugas gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC), BPBD Bolmong, Pol PP, Damkar Bolmong, bersama Babinsa dan Koramil Lolak yang turun ke lokasi, terus berupaya untuk memadamkan api agar tidak mendekati permukiman warga.

Kebakaran kian meluas sehingga api sulit dipadamkan oleh petugas. Tiupan angin kencang dilokasi kebakaran lahan, membuat api semakin cepat menyasar ke permukiman penduduk.

“Terlihat titik api sangat dekat dengan tower listrik milik PLN. Api menjalar dan mengancam pemukiman penduduk yang berada di sekitar,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bolmong Haris Dilapanga, melalui Kepala Seksi Tanggap Darurat, Abdul Muin Paputungan.

Muin menjelaskan petugas yang berada dilokasi mengalami beberapa kesulitan untuk memadamkan api tersebut.

Petugas gabungan saat berada dilokasi kebakaran. Foto : Pusdalop BPBD Bolmong

Selain angin yang bertiup kencang, lokasi kebakaran lahan juga berada di daerah perbukitan, sehingga membuat mobil pemadam kebakaran tidak bisa mencapai titik api.

“Api dengan cepat menjalar karena tiupan angin kencang yang masih melanda wilayah Bolmong beberapa hari ini. Kami juga terkendala karena mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api,” ungkap Muin.

Sehingga pemadaman pun, lanjut Muin, diupayakan dengan cara – cara manual, dan menggunakan alat seadanya untuk mencegah meluasnya titik-titik api yang tak jauh dari permukiman warga.

Selama kurang lebih 3 jam berupaya, kobaran api yang menyasar beberapa rumah warga berhasil dipadamkan.

“Pemadaman diupayakan dengan cara manual, dan sekitar pukul 21.30 Wita, api yang mengarah ke permukiman warga sudah berhasil dijinakkan oleh petugas,” tutur Muin

Hingga berita ini ditayangkan, titik api yang berada di area bukit, belum bisa dipadamkan total karena tim tidak bisa menjangkau bahkan membahayakan keselamatan para petugas.

Indonesia Berita hingga kini belum menerima laporan adanya kerugian, maupun korban jiwa atas peristiwa tersebut. Untuk luas lahan yang terbakar, belum bisa diestimasi karena kebakaran yang terjadi pada malam hari, dan juga assesment luas lahan yang terbakar agak sulit dilakukan petugas karena angin kencang.

Editor :MAS