IBC, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memerahkan daratan hutan lahan di beberapa daerah di Provinsi Riau menjadi atensi serius bagi panglima TNI dan Kapolri serta pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dari rundown acara yang dirangkum Kabiro Indonesia Berita Provinsi Riau, kedatangan Kapolri dan Panglima TNI serta KLHK berkaitan dengan kebakaran hutan yang melanda hampir seluruh daerah Riau.

Kabarnya rombogan akan tiba pada Senin 12 Agustis 2019 di Ibu kota Provinsi Riau dan akan dilanjutkan ke Kabupaten Pelalawan pada Selasa 13 Agustus 2019 besok.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan membenarkan akan rencana kedatangan Kapolri dan Panglima TNI ke wilayah hukumnya itu.

“Rencananya ia bapak Kapolri dan rombongan akan turun ke Pelalawan, tapi yang pastinya di Pekanbaru,” kata Kapolres Pelalawan kepada Indonesia Berita melalui pesan singkat, Senin (12/8/2019).

Sampai detik ini keterangan dari warga Desa Sering Kecamatan Pelalawan Provinsi Riau, kondisi lahan yang terbakar masih belum aman sepenuhnya.

“Kita masih berjaga-jaga bang, dan lakukan pendinginan,” terang seorang warga ynag tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) tanpa ingin namanya disebutkan ketika ditemui pada Minggu (11/8/2019) kemarin.

Diketahui lokasi yang akan menjadi tujuan rombongan Kapolri, Panglima TNI dan Kementrian LHK adalah Techno Park Langgam dan Desa Sering yang berdampingan dengan pabrik kertas PT RAPP.

Peristiwa Karlahut ini selain merugikan Negara dengan membebani anggaran yang besar, masyarakat juga menjadi korban Asap. Dari data yang dihimpun oleh media Kompas terdapat ratusan orang menderita ISPA, yakni Kota Pekanbaru 120 orang, Kabupaten Siak 551 orang, Pelalawan 281 orang, Kampar 299 orang, Kota Dumai 362 orang, Rokan Hilir 57 orang, Indragiri Hilir 42 orang dan Bengkalis 48 orang.

Sedangkan keterangan Kadis Kesehatan Pekanbaru, Maisel Fidayesi kepada awak media mengatakan jumlah warga terjangkit ISPA periode Juli hingga 3 Agustus mencapai 1.136 orang.

“Periode Juli hingga Agustus korban berjumlah sekitar 1.136 orang terjangkit ISPA.” jelasnya dihadapan awak media pada Senin¬† (5/8/2019) lusa ketika ditemui dikantor Dinkes Pekanbaru.

Editor: MAS